29.1 C
Jakarta
Minggu, Mei 10, 2026
BerandaKATA EKBISENERGIPertamina Geothermal Energy Optimalkan Potensi Panas Bumi di Hululais

Pertamina Geothermal Energy Optimalkan Potensi Panas Bumi di Hululais

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGE) (IDX: PGEO) proyek Hululais saat ini telah menyelesaikan kegiatan infrastruktur, pemboran sumur, dan kajian teknis untuk fasilitas produksi unit 1 dan 2 dengan ketersediaan uap 110 megawatt (MW). PGE Hululais juga siap menambah kapasitas terpasang hingga 60 MW melalui teknologi co-generation.

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk., Julfi Hadi mengatakan “Penambahan kapasitas terpasang sebesar 60 MW ini dihasilkan dari pengoptimalisasian teknologi co-generation di Hululais dalam dua tahun mendatang.”

Julfi menyampaikan tersebut usai kunjungan ke kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (8/8) Pada kunjungan ini, pimpinan PGE disambut oleh Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah serta pejabat daerah lainnya seperti Plt. Asisten 2 dan Kepala Dinas ESDM.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh PGE dalam mengutilisasi sumber daya panas bumi di Bengkulu. Kami harap kedepannya, sinergi yang dibangun ini akan bermanfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan di Provinsi Bengkulu.”

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGE) (IDX: PGEO) dan Pemerintah Provinsi Bengkulu bertukar cinderamata pada kunjungan kerja untuk membahas utilisasi potensi panas bumi di wilayah Hululais serta membangun sinergi untuk memberikan manfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Bengkulu di kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (08/08/2023). (katafoto/HO/Pertamina Geothermal Energy)

Sebagaimana diketahui di bawah kepemimpinan Julfi Hadi, PGE mencanangkan target untuk meningkatkan kapasitas terpasang yang dikelola secara langsung menjadi 1 gigawatt (GW) dari 672 MW kapasitas terpasang. Target tersebut diharapkan dapat tercapai dalam rentang waktu dua tahun.

Untuk mencapai target tersebut, PGE akan menambah 340 MW dalam dua tahun mendatang. Penambahan 340 MW akan didapatkan dari proyek-proyek yang sudah siap dieksekusi seperti Hululais (Unit 1 dan 2) sebesar 110 MW, Lumut Balai (Unit 2) sebesar 55 MW, serta optimalisasi teknologi co-generation di area-area existing seperti Hululais, Lumut Balai, Ulubelu, dan Lahendong.

Baca Juga

Hobi Jadi Cuan, Mendag Sebut Komunitas Burung Kicau Dongkrak Ekonomi

Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong pemanfaatan potensi...

BMKG Ungkap Puncak Kemarau 2026 Diprediksi Terjadi Agustus

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi...

Tak Mau Kecolongan, Jateng Siapkan 123 Juta Liter Air Hadapi Kemarau

Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mempersiapkan langkah...

OnePlus dan Realme Dikabarkan Melebur, Samsung di Puncak

Samsung kembali menguasai pasar smartphone global usai merilis seri...

Jangan Asal Klik Email, Phishing Bisa Bobol Data dan Rekening Perusahaan

Jakarta - Serangan phishing masih menjadi salah satu ancaman...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini