32.5 C
Jakarta
Minggu, Agustus 23, 2026
BerandaKATA EKBISENERGIMigas Baru Ditemukan di Kalimantan Timur, Pertamina Siap Percepat Produksi

Migas Baru Ditemukan di Kalimantan Timur, Pertamina Siap Percepat Produksi

Jakarta – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menutup tahun 2025 dengan capaian penting melalui penemuan sumber daya minyak dan gas bumi (migas) dari pengeboran sumur eksplorasi Metulang Deep (MDP)-1x di wilayah lepas pantai South Mahakam, Kalimantan Timur.

Direktur Eksplorasi PHE, Muharram Jaya Panguriseng, menyatakan bahwa keberhasilan tersebut mencerminkan dedikasi tim eksplorasi dalam menerapkan konsep eksplorasi baru di wilayah yang telah lama berproduksi.

“Pencapaian ini menjadi bukti kerja keras tim kami dalam mengimplementasikan new exploration play concept di area yang sudah mature,” ujar Muharram dalam keterangan tertulis, Selasa (6/1).

Pengeboran sumur MDP-1x merupakan bagian dari strategi Near Field Exploration yang dijalankan PHE sebagai langkah cepat (quick win) untuk mempercepat produksi dengan memanfaatkan fasilitas migas eksisting di sekitar lapangan matang.

Muharram menjelaskan, temuan tersebut memiliki potensi sumber daya kontinjensi Original Oil in Place (OOIP) yang diperkirakan mencapai sekitar 106 juta barel setara minyak (MMBOE). Potensi ini diharapkan dapat segera dikembangkan dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan lifting migas nasional, sekaligus mendukung target swasembada dan ketahanan energi.

Sejak mengambil alih pengelolaan Blok Mahakam pada 1 Januari 2018, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) telah mengebor enam sumur eksplorasi dengan tingkat keberhasilan yang tinggi. Dari jumlah tersebut, empat sumur berhasil mencatatkan penemuan, termasuk MDP-1x yang dinilai sebagai salah satu temuan penting.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) selaku Regional Kalimantan Subholding Upstream Pertamina, Sunaryanto, menegaskan bahwa aktivitas eksplorasi memegang peranan krusial dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi.

“Dengan adanya temuan sumur MDP-1x, kami akan segera melanjutkan tahap pengembangan untuk mendorong peningkatan produksi secara berkelanjutan, memperkuat ketahanan energi di Kalimantan, serta meningkatkan rasio cadangan terhadap produksi atau reserve to production (RtoP) Pertamina Hulu Indonesia,” jelasnya.

Sumur MDP-1x dibor hingga kedalaman terukur 4.260 meter dan berhasil menembus lapisan Formasi Yakin. Meski target utama hanya dapat ditembus sebagian akibat kondisi tekanan tinggi, PHM berhasil mengidentifikasi potensi migas yang menjanjikan pada lapisan yang lebih dangkal, yakni Sepinggan Carbonate Sequence (SCS) dan Sepinggan Deltaic Sequence (SDS).

Berdasarkan hasil uji alir (drill stem test) di zona Sepinggan Carbonate Sequence, yang merupakan kelanjutan evaluasi dari temuan sumur Manpatu-1x pada 2022, reservoir karbonat dan batu pasir di zona tersebut menunjukkan karakter produksi yang baik.

Dengan interval uji alir sepanjang 25,5 meter, sumur MDP-1x mencatatkan laju produksi maksimum sekitar 2.821 barel minyak per hari (BOPD) serta produksi gas mencapai 5 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).

Baca Juga

Tak Sekadar Job Fair, Career Day 2026 Bekali 200 Talenta Muda Sebelum Rekrutmen

Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Yayasan Plan International...

PGE Dapat Mandat Eksplorasi Cubadak Panti, Potensinya Bisa Terangi 40 Ribu Rumah

Jakarta - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali...

Libur HUT RI Bikin Whoosh Penuh, 45 Ribu Penumpang Tembus dalam Dua Hari

Jakarta - Jumlah penumpang kereta cepat Whoosh mencapai 45.889...

Terkumpul Rp3,8 Miliar, ASN DKI Kompak Bantu Korban Gempa NTT

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan, bantuan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini