27.1 C
Jakarta
Rabu, Agustus 19, 2026
BerandaKATA EKBISEKONOMI dan KINERJATak Sekadar Job Fair, Career Day 2026 Bekali 200 Talenta Muda Sebelum...

Tak Sekadar Job Fair, Career Day 2026 Bekali 200 Talenta Muda Sebelum Rekrutmen

Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Yayasan Plan International Indonesia dan DBS Foundation menggelar Career Day 2026 sebagai bagian dari program You RISE (Youth be Ready, Inclusive, Skilled, Empowered).

Mengangkat tema “Talenta Muda Siap Kerja; Temukan Karir Impianmu”, kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adaptif, relevan, dan inklusif di tengah perubahan kebutuhan industri.

Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker, Prof. Sugeng Heri Suseno, mengatakan Career Day 2026 menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam membangun ekosistem kerja yang berkualitas.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan. Lebih dari itu, Career Daymenjadi jembatan bagi talenta muda untuk beralih dari dunia pendidikan menuju dunia kerja secara lebih terarah.

Penguatan kesiapan tenaga kerja dan perluasan akses terhadap lapangan pekerjaan menjadi bagian dari upaya Kemnaker melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja dalam meningkatkan layanan penempatan tenaga kerja di Indonesia.

Tak Sekadar Job Fair, Career Day 2026 Bekali 200 Talenta Muda Sebelum Rekrutmen
Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Sugeng Heri Suseno memberikan sambutan pada pembukaan Career Day You RISE (Youth be Ready, Inclusive, Skilled, and Empowered) di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu (19/08/2026). (katafoto/Fery Pradolo)

Hingga Agustus 2026, tercatat 1.411.857 tenaga kerja telah ditempatkan melalui sektor swasta maupun instansi pemerintah. Capaian tersebut menunjukkan upaya mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan dunia industri terus dilakukan untuk memperluas kesempatan kerja.

Kemnaker juga terus mendorong berbagai program agar generasi muda dapat lebih cepat memasuki pasar kerja setelah menyelesaikan pendidikan maupun pelatihan. Langkah tersebut antara lain dilakukan melalui penguatan program pemagangan dan penyelenggaraan job fair.

Melalui bursa kerja, pencari kerja dapat bertemu langsung dengan perusahaan yang membuka lowongan. Di sisi lain, perusahaan juga memperoleh kesempatan melakukan wawancara secara langsung dengan kandidat yang dinilai sesuai sehingga proses perekrutan dapat berlangsung lebih cepat.

Berbeda dari job fair pada umumnya, Career Day 2026 menggunakan proses persiapan dan seleksi yang lebih terarah. Penyaringan awal serta screening curriculum vitae (CV) oleh tim Human Resources Department (HRD) perusahaan telah dilakukan secara daring sejak sepekan sebelumnya melalui portal jobfair.kemnaker.go.id.

Untuk menjawab persoalan kesenjangan keterampilan (skill gap), sebanyak 200 pencari kerja terpilih juga mendapatkan pelatihan peningkatan kemampuan teknis (hard skills) dan keterampilan interpersonal (soft skills) sebelum mengikuti bursa kerja.

Tak Sekadar Job Fair, Career Day 2026 Bekali 200 Talenta Muda Sebelum Rekrutmen
Head of DBS Foundation Karen Ngui memberikan sambutan pada pembukaan Career Day You RISE (Youth be Ready, Inclusive, Skilled, and Empowered) di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu (19/08/2026).(katafoto/Fery Pradolo)

“Paradigma kita harus berubah. Kita tidak lagi sekadar mencari ‘pekerja yang patuh’, melainkan membutuhkan ‘talenta yang tangkas’. Kepada para pimpinan perusahaan, saya mengajak untuk mengubah lensa rekrutmen kita: Hire for attitude and potential, train for skills. Ekosistem industri yang hebat dibangun oleh perusahaan yang mau ikut serta mencetak talentanya,” tegas Dirjen Binapenta dan PKK.

850 Lowongan Tenaga Kerja dari 25 Perusahaan

Career Day 2026 melibatkan 25 perusahaan dari berbagai sektor industri. Peluang kerja yang tersedia mencakup bidang ritel, teknologi informasi (TI), perbankan, hingga perhotelan.

Secara keseluruhan, kegiatan tersebut menyediakan 75 lowongan pekerjaan dengan proyeksi penyerapan hingga 850 tenaga kerja baru.

Aspek inklusivitas juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan Career Day 2026. Dengan mengusung prinsip “No one left behind”, tersedia 15 lowongan khusus bagi penyandang disabilitas untuk posisi contact center di salah satu institusi perbankan nasional.

Kebijakan tersebut menunjukkan bahwa kondisi fisik tidak seharusnya menjadi penghalang bagi seseorang untuk memperoleh kesempatan kerja selama memiliki kompetensi dan profesionalitas yang dibutuhkan.

Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, Mona Monika, mengatakan peningkatan kesiapan kerja sekaligus literasi keuangan menjadi bagian dari komitmen DBS Foundation dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

Tak Sekadar Job Fair, Career Day 2026 Bekali 200 Talenta Muda Sebelum Rekrutmen
(Ki–Ka) Direktur Bina Penempatan Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI Isnarti Hasan, Staf Ahli Menteri Ketenagakerjaan Bidang Ekonomi Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Aris Wahyudi, Head of DBS Foundation Karen Ngui, Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Sugeng Heri Suseno, Direktur Eksekutif Plan Indonesia Dini Widiastuti, Head of Group Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia Mona Monika, dan Alumni Kelas ESP Frontliner You RISE 2026 Nida Qonitah foto bersama pada pembukaan Career Day You RISE (Youth be Ready, Inclusive, Skilled, and Empowered) di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu (19/08/2026). (katafoto/Fery Pradolo)

Hal tersebut sejalan dengan pendekatan Impact Beyond Banking yang dikembangkan Bank DBS Indonesia untuk memberikan manfaat kepada masyarakat di luar aktivitas bisnis perbankan.

“DBS Foundation berkomitmen untuk mendorong inklusi, meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja agar lebih banyak kaum muda berpeluang mendapatkan pekerjaan yang layak. Melalui kolaborasi dengan Plan Indonesia, kami berharap Career Day dapat menghubungkan kaum muda dengan dunia kerja, sekaligus meningkatkan literasi keuangan mereka agar mampu mengambil keputusan yang lebih bijak dan membangun karier yang berkelanjutan. Kami percaya ini dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka dalam jangka panjang,” ujar Mona.

Head of DBS Foundation, Karen Ngui, mengatakan program You RISE merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk menciptakan dampak jangka panjang bagi komunitas rentan di kawasan Asia.

“DBS Foundation percaya bahwa kesiapan kerja dan literasi finansial kaum muda adalah fondasi penting bagi ketahanan ekonomi jangka panjang. Program seperti You RISE di Indonesia adalah salah satu wujud nyata bagaimana kami mewujudkan semangat Impact Beyond Banking hingga ke tingkat komunitas. Kami berharap kolaborasi ini terus memperluas dampaknya bagi kaum muda di kawasan,” ujar Karen.

You RISE Buka Akses Kerja bagi 703 Anak Muda

Dari sisi Plan Indonesia, Direktur Eksekutif Dini Widiastuti mengungkapkan bahwa hingga Juli 2026, program You RISE telah membuka akses terhadap pekerjaan layak bagi 703 kaum muda di Jakarta, Surabaya, Medan, dan wilayah sekitarnya.

Dari jumlah tersebut, 66 persen merupakan perempuan muda, sementara 2 persen merupakan penyandang disabilitas. Kelompok tersebut dinilai masih menghadapi tantangan lebih besar dalam memperoleh akses dan kesempatan berkarier.

“Melalui You RISE, kami ingin memastikan bahwa kaum muda tidak berhenti pada pelatihan, tetapi benar-benar memperoleh kesempatan untuk memasuki dunia kerja. Career Day menjadi langkah nyata untuk menghubungkan keterampilan yang telah mereka bangun dengan kebutuhan industri. Bersama DBS Foundation, pemerintah, dan sektor swasta, kami ingin menciptakan lebih banyak peluang kerja yang inklusif sehingga setiap kaum muda dapat tumbuh, mandiri, dan membangun masa depan yang lebih baik,” kata Dini.

Tak Sekadar Job Fair, Career Day 2026 Bekali 200 Talenta Muda Sebelum Rekrutmen
Head of DBS Foundation Karen Ngui mengunjungi booth Plan Indonesia di sela pembukaan Career Day You RISE (Youth be Ready, Inclusive, Skilled, and Empowered) di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu (19/08/2026). (katafoto/Fery Pradolo)

Salah satu peserta You RISE, Chelsy Noya, turut merasakan manfaat dari program tersebut. Ia mengaku pelatihan yang diperoleh membuatnya lebih percaya diri untuk memasuki dunia kerja.

“Setelah mengikuti pelatihan You RISE, saya merasa lebih siap untuk memulai karier. Saya menjadi lebih percaya diri menyusun CV dan menghadapi wawancara untuk memanfaatkan peluang kerja. Saya belum pernah bertemu langsung dengan banyak perusahaan seperti di Career Day ini. Saya berkesempatan wawancara langsung dengan lebih dari 20 perusahaan, salah satunya dalam sektor ritel, dan hasilnya diundang tes tahap berikutnya,” ujar Chelsy.

Pelaksanaan Career Day juga menerapkan pendekatan Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI). Pendekatan ini ditujukan untuk memastikan perempuan muda, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan mendapatkan kesempatan yang lebih setara dalam mengakses pasar kerja.

Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan swasta, lembaga pelatihan vokasi, dan organisasi masyarakat sipil tersebut diharapkan mampu membentuk ekosistem ketenagakerjaan yang semakin inklusif.

Selain bursa kerja, program You RISE selanjutnya akan menghadirkan sejumlah kegiatan pendukung, seperti pelatihan vokasional bersama mitra pembelajaran, seminar literasi finansial, serta pelatihan kesiapan kerja bagi kaum muda.

Baca Juga

Gempa Guncang NTT, Mentan Amran Salurkan 5.386 Ton Beras untuk Warga Terdampak

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengambil...

Prabowo Ungkap Capaian TNI-Polri: Ribuan Jembatan hingga Sumber Air Bersih Dibangun

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meresmikan jembatan dan fasilitas...

LRT Jakarta Tambah Rute Baru, Kelapa Gading–Manggarai Ditargetkan Angkut 80.000 Penumpang

Jakarta - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro memperkuat...

Sarjana Makin Sulit Cari Kerja? Lulusan 5 Jurusan Ini Sumbang Pengangguran Terbesar

Jakarta - Lulusan perguruan tinggi kini menghadapi persaingan yang...

Pasca Gempa NTT, Telkomsat Kerahkan Teknologi Satelit untuk Pulihkan Komunikasi

Jakarta - Pasca gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini