Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menemui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait untuk membahas laporan mengenai sejumlah siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum memiliki tempat tinggal.
Pertemuan tersebut dilakukan karena Kementerian PKP memiliki sejumlah program perumahan yang dinilai dapat membantu masyarakat dengan kebutuhan hunian. Sudaryono pun meminta arahan sekaligus dukungan Maruarar untuk menindaklanjuti laporan yang diterima BGN.
“Kami tadi sengaja menghadap Pak Menteri Perumahan, Pak Ara, untuk kemudian kami bisa mendapatkan arahan dan juga difasilitasi terkait tadi aduan masyarakat yang masuk ke kami,” kata Sudaryono di Kantor Kementerian PKP, Jakarta Selatan, Rabu (19/8).
Menurut Sudaryono, salah satu laporan yang diterima BGN berkaitan dengan siswa yang belum mempunyai rumah. Kondisi tersebut terutama dialami penerima MBG yang berasal dari wilayah yang jauh dan membutuhkan perhatian lebih.
“Ada yang enggak punya rumah dan lain sebagainya. Dan kami memahami bahwa di Kementerian Perumahan ada tiga program unggulan. Yaitu adalah bedah rumah, kemudian rumah subsidi, dan KUR perumahan,” sambung Sudaryono.
Politikus Partai Gerindra itu berharap laporan mengenai kondisi siswa penerima MBG tersebut dapat ditindaklanjuti oleh Kementerian PKP. Namun, Sudaryono tidak menyebutkan secara rinci daerah asal para siswa yang dilaporkan belum memiliki tempat tinggal.
“Di mana penerima MBG yang khusus yang kami lihat, yang berasal dari daerah-daerah yang jauh, yang memang barangkali membutuhkan, itu bisa mendapatkan perhatian untuk tiga program,” kata dia.
Sudaryono menjelaskan, tiga program perumahan tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan penerima MBG yang membutuhkan dukungan hunian. Ia juga menyebut sektor perumahan dan program MBG sama-sama menjadi bagian dari prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Yang program tiga itu adalah di sektor perumahan. Itu adalah program prioritas presiden, sama prioritasnya dengan makan bergizi gratis yang saat ini kami tangani. Kira-kira tadi maksud kami menghadap Pak Menteri adalah itu,” tukas Sudaryono.
Kementerian PKP Siap Tindaklanjuti
Menteri PKP Maruarar Sirait menyatakan akan menindaklanjuti laporan yang disampaikan BGN tersebut.
Maruarar mengatakan Kementerian PKP akan mendukung program BGN karena kedua kementerian sama-sama menjalankan program yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.
“Intinya kami mendukung dan kami doakan dan yakin Bapak bisa memimpin BGN dengan lebih baik. Lebih transparan dengan tata kelola yang lebih benar,” kata Ara.
Dukungan tersebut diharapkan dapat membuka peluang sinergi antara program MBG dan program perumahan, khususnya bagi siswa penerima MBG yang berasal dari keluarga atau wilayah dengan kebutuhan hunian.

