34 C
Jakarta
Senin, Agustus 17, 2026
BerandaKATA EKBISINDUSTRIIAI Bongkar Alasan Baja Jadi Material Masa Depan Arsitektur Indonesia

IAI Bongkar Alasan Baja Jadi Material Masa Depan Arsitektur Indonesia

Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) menilai material baja sebagai solusi konstruksi strategis yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan infrastruktur nasional yang menuntut kecepatan, fleksibilitas, sekaligus keberlanjutan lingkungan. Ketua Umum IAI, Ar. Georgius Budi Yulianto atau Bugar, bersama Ar. Firman Setia Herwanto selaku Juri Panelis ASEAN Steel Architectural Awards 2026, memaparkan bagaimana baja berevolusi dari material industri konvensional menjadi pilihan utama dalam arsitektur modern.

Baja Menjawab Tantangan Zaman dan Risiko Bencana

Bugar menegaskan bahwa pemanfaatan baja saat ini bukan sekadar alternatif, melainkan kebutuhan nyata di tengah dinamika pembangunan yang semakin cepat dan kompleks. “Smarter architecture memerlukan smarter architect. Di dunia yang bergerak cepat, kita harus memilih material yang reasonable dalam hal kecepatan konstruksi, kemudahan modularitas, dan juga yang paling penting mempunyai proses keberlanjutan,” ujarnya dikutip dalam keterangan tertulis.

Ia juga menyoroti keunggulan baja dari sisi ketahanan terhadap bencana. Menurutnya, sebagai negara dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, Indonesia membutuhkan sistem konstruksi yang adaptif. “Dalam konteks Indonesia sebagai wilayah rawan bencana, baja menawarkan sistem konstruksi yang ringan namun kuat,” tambah Bugar.

Dorong Inovasi Arsitektur Baja dari Seluruh Daerah

Di kesempatan yang sama, Firman menekankan pentingnya pemerataan inovasi konstruksi baja di seluruh wilayah Indonesia. IAI, kata dia, mendorong keterlibatan arsitek dari berbagai daerah—mulai dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua—untuk mengembangkan pendekatan desain yang selaras dengan karakter lokal masing-masing.

“Baja sangat mungkin dikembangkan menjadi berbagai teknik konstruksi yang berbeda-beda. Kami tidak ingin inovasi hanya terpusat di wilayah pulau Jawa. Keragaman pendekatan dari berbagai daerah justru akan menjadi nilai jual yang unik di kancah internasional,” jelas Firman.

Penguatan Literasi dan Standar Kualitas Material

Dalam aspek kualitas material, IAI secara aktif melakukan edukasi melalui program Continuous Professional Development (CPD). Bugar menekankan bahwa tantangan utama bukan terletak pada ketersediaan baja, melainkan pada konsistensi mutu yang digunakan dalam proyek konstruksi.

Ia mengingatkan agar proses pemilihan material tidak semata-mata berorientasi pada harga terendah dalam tender, tetapi mempertimbangkan nilai yang rasional demi menjamin kekuatan dan umur bangunan dalam jangka panjang.

Kurasi Nasional Menuju ASEAN Steel Architectural Awards 2026

Menjelang penyelenggaraan ASEAN Steel Architectural Awards 2026, IAI telah memulai proses kurasi karya arsitektur baja terbaik dari seluruh Indonesia. Penjaringan dilakukan secara nasional dengan melibatkan Badan Penghargaan dan Badan Sayembara IAI yang tersebar di enam wilayah.

“Fokus utama dari penghargaan ini tidak hanya tertuju pada kemegahan skala proyek semata, melainkan pada kedalaman riset, inovasi material, serta sejauh mana karya tersebut memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat luas,” ujar Bugar.

Selain itu, IAI juga memperkuat kolaborasi lintas generasi dan disiplin dengan melibatkan perguruan tinggi serta arsitek muda. Upaya ini ditujukan untuk mendorong eksplorasi desain yang lebih berani, termasuk tren arsitektur organik dan pendekatan curve linear yang tengah berkembang.

Baca Juga

Victory Jump Kopassus Meriahkan HUT RI ke-81, 17 Penerjun Tampilkan Aksi Spektakuler

Jakarta - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan...

GOTO dan CPIN Keluar dari Indeks MSCI, 9 Saham Lain Bernasib Sama

Jakarta - MSCI Inc kembali mengumumkan hasil tinjauan indeks...

Gubernur Pramono Kecam Keras Promosi Miras Pakai Hafalan Surah Al-Qur’an

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengecam aksi...

Kemenhub Tindak 142 Ribu Kendaraan Angkutan, Ini Jenis Pelanggaran Terbanyak

Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub)...

Polri Kerahkan 10 Anjing K9 ke Flores, Misi Khusus Cari Korban Gempa Dimulai

Polri memperkuat upaya pencarian dan penyelamatan korban pascagempa bumi...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini