Jakarta – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Ulubelu kembali mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah operasional melalui peresmian Jembatan Ulu Semong di Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, pada Senin (09/03). Pembangunan jembatan tersebut didanai dari alokasi bonus produksi PGE Area Ulubelu sebagai bentuk kontribusi perusahaan terhadap pembangunan daerah.
Peresmian jembatan dilakukan langsung oleh Bupati Tanggamus, Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, MA., MH., dan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus, unsur TNI-Polri, Komisi III DPRD Tanggamus, tokoh masyarakat, serta perwakilan PGE Area Ulubelu yang diwakili oleh Pjs. General Manager, Rizaldy.
Bupati Tanggamus mengatakan bahwa pembangunan jembatan ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat Ulubelu akan akses infrastruktur yang lebih baik. Ia menegaskan bahwa keberadaan industri panas bumi dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
“Kami sangat mengapresiasi kontribusi PGE Area Ulubelu melalui alokasi bonus produksi yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran jembatan ini bukan hanya mempermudah akses transportasi warga, tetapi juga menjadi simbol sinergi yang baik antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Tanggamus. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga manfaat pengembangan panas bumi benar-benar dirasakan oleh masyarakat sekitar,” ujarnya dikutip dalam keterangan tertulis Rabu (18/03)
Sementara itu, Pjs. General Manager PGE Area Ulubelu, Rizaldy, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah Ulubelu dan Kabupaten Tanggamus.
“PGE Area Ulubelu memastikan bahwa pemanfaatan bonus produksi dikelola secara transparan dan tepat sasaran. Komitmen ini merupakan kelanjutan dari berbagai kontribusi nyata perusahaan sebelumnya, seperti proyek peningkatan Jalan Kali Kemis di Pekon Muaradua–Ngarip serta berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan guna mendorong peningkatan taraf ekonomi masyarakat setempat. Langkah nyata tersebut kini diperkuat dengan pembangunan Jembatan Ulu Semong yang menghubungkan Desa Ulu Semong dengan Desa Petai Kayu,” ungkap Rizaldy.
Pembangunan Jembatan Ulu Semong menelan anggaran lebih dari Rp5 miliar yang bersumber dari bonus produksi tahun sebelumnya. Kehadiran jembatan ini dinilai strategis karena menjadi jalur penghubung utama yang mempermudah mobilitas warga, sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat.

