Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8 persen dengan mendorong penciptaan lapangan kerja melalui berbagai program strategis. Pemerintah telah menyiapkan sejumlah program unggulan, mulai dari makan bergizi gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, hingga pembangunan satu juta rumah.
Menurut Prabowo, program MBG memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja. Pada tahap puncak, diproyeksikan akan ada sekitar 30.000 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), di mana setiap unit mempekerjakan sekitar 50 orang.
“Untuk gampangnya, hitungnya 30.000 dapur itu setiap dapur mempekerjakan 50 orang. Itu sudah 1,5 juta yang kerja. Tiap dapur menciptakan vendor-vendor supplier antara 5-10 vendor yang jual telur, yang jual wortel, yang jual sayur, tiap vendor ini empiris mempekerjakan sekitar lima petani. Jadi itu sudah berapa? Sudah 50 lagi. Another 1,5 juta orang kerja,” kata Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (22/3).
Selain itu, program Koperasi Desa Merah Putih juga diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi desa. Dengan target pembentukan 80.000 koperasi dan rata-rata 18 tenaga kerja per unit, program ini berpotensi membuka sekitar 1,4 juta lapangan pekerjaan.
Di sektor kelautan, pemerintah menargetkan pembangunan 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 untuk meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan nelayan.
“Kita bikin pilot project di Biak, penghasilannya nelayan itu naik rata-rata 60% sampai 80%,” ujar Prabowo.
Program pembangunan satu juta rumah juga menjadi salah satu andalan dalam menyerap tenaga kerja. Setiap unit rumah diperkirakan melibatkan sekitar lima pekerja, sehingga berpotensi membuka hingga 5 juta lapangan kerja, belum termasuk dampak lanjutan dari sektor pendukung seperti industri bahan bangunan.
Prabowo optimistis, kombinasi berbagai program tersebut mampu menjadi motor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Saya yakin ketika ini berjalan, akan lebih dari 8% (pertumbuhan ekonomi),” ucap Prabowo.

