29.3 C
Jakarta
Minggu, Juni 21, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHDitawar Rp180 Juta, Sapi Raksasa Ini Unjuk Gigi di Parade Ternak Banyuwangi

Ditawar Rp180 Juta, Sapi Raksasa Ini Unjuk Gigi di Parade Ternak Banyuwangi

Banyuwangi – Ratusan sapi berukuran jumbo meramaikan Parade Ternak dalam rangkaian Kontes, Pameran, dan Bursa Ternak 2026 Banyuwangi. Kegiatan yang digelar di Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo ini menjadi ajang untuk memperkenalkan potensi sektor peternakan di daerah tersebut.

Kontes, Pameran, dan Bursa Ternak 2026 berlangsung selama dua hari, 5–6 Mei 2026, dengan menampilkan sekitar 120 hewan ternak unggulan. Beragam jenis sapi seperti simental, limosin, hingga Belgian Blue dipamerkan, bersama hewan ternak lain seperti kambing, kelinci, dan ayam.

Parade ternak menghadirkan sapi-sapi unggulan dari berbagai kecamatan. Selain dinilai dari bobot dan kualitas, hewan-hewan tersebut juga tampil atraktif dengan beragam kostum, mulai dari mahkota, aksesori manik-manik, hingga ornamen bernuansa budaya lokal seperti tari Gandrung.

Setiap kecamatan mengirimkan perwakilan terbaiknya. Salah satu yang mencuri perhatian datang dari kontingen Kecamatan Tegalsari yang menampilkan sapi ras simental berbobot lebih dari satu ton serta sapi calon kereman dengan bobot di atas 700 kilogram.

Kedua sapi tersebut merupakan milik peternak M. Adam dari Enzo Farm. Dalam kontes tahun ini, keduanya berhasil meraih juara di kategori berbeda. Sapi bernama Max Mojo dengan bobot 1.136 kilogram keluar sebagai juara kategori ekstrem, sementara Angkas Timur menjadi juara pada kategori calon kereman.

“Senang sekali semuanya bisa menjadi juara,” ujar Adam.

Sapi-sapi dari peternakannya mulai banyak diminati pasar, terutama menjelang Idul Adha. Salah satu sapinya bahkan telah mendapatkan penawaran hingga Rp180 juta, meski belum dilepas karena harga dinilai belum sesuai.

“Sudah ada yang menawar Rp180 juta, tapi belum saya lepas karena belum cocok,” katanya.

Adam juga mengungkapkan bahwa sebelumnya sapi dari peternakannya pernah dibeli oleh Presiden dan Wakil Presiden dengan bobot lebih dari satu ton.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menilai kegiatan ini tidak hanya sebatas kontes, tetapi juga menjadi sarana promosi bagi sektor peternakan daerah.

“Ini menjadi ajang promosi potensi peternakan Banyuwangi. Dengan diparadekan seperti ini, masyarakat bisa melihat langsung kualitas ternak yang ada,” ujar Mujiono.

Ia menambahkan, parade ternak juga membuka peluang bagi para peternak untuk saling bertukar pengalaman sekaligus memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan daya saing peternak lokal.

Baca Juga

Hotel Sultan Dieksekusi, Konflik Panjang Pemerintah dan PT Indobuildco

Jakarta - Eksekusi lahan kompleks Hotel Sultan di kawasan...

Cuaca Panas Ekstrem Mengintai, Waspadai Tanda-Tanda Heat Stroke pada Anak

Yogyakarta - Gelombang cuaca panas dan musim kemarau yang...

Tiongkok Terapkan Aturan Baru Kendaraan Listrik, Baterai Tak Boleh Lagi Meledak

Pemerintah Tiongkok akan mulai memberlakukan dua standar nasional wajib...

Bekas Gigitan Nyamuk Tak Kunjung Hilang? Coba Cara Ampuh Ini

Gigitan nyamuk sering kali meninggalkan rasa gatal, kemerahan, hingga...

BI Rate Naik Jadi 5,75 Persen, Bagaimana Dampaknya bagi Kredit dan Investasi?

Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan suku bunga...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini