28.7 C
Jakarta
Rabu, November 4, 2026
BerandaKATA EKBISEKONOMI dan KINERJALibur Sekolah dan Nataru Makin Hemat, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi

Libur Sekolah dan Nataru Makin Hemat, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi

Jakarta – Pemerintah menyiapkan sejumlah stimulus berupa diskon tarif transportasi untuk mendorong aktivitas ekonomi pada semester II 2026. Program tersebut akan difokuskan pada dua periode liburan yang dinilai memiliki dampak besar terhadap pergerakan masyarakat, yakni masa libur sekolah pada Juni-Juli serta libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di penghujung tahun.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengatakan kebijakan ini bertujuan meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konsumsi domestik, sektor pariwisata, dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

“Memasuki semester II 2026, pemerintah menyiapkan paket stimulus yang diarahkan untuk mendorong pergerakan ekonomi di dua momen strategis, yaitu libur panjang sekolah Juni-Juli dan Natal serta Tahun Baru di penghujung tahun,” ujar Qodari dalam konferensi pers, Rabu (17/6).

Pada periode libur sekolah, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp190,5 miliar untuk memberikan potongan tarif transportasi darat dan laut yang ditargetkan menjangkau sekitar 3,07 juta masyarakat.

Stimulus tersebut meliputi diskon tarif kereta api dan kapal laut sebesar 30 persen. Selain itu, pengguna jasa penyeberangan feri akan memperoleh pembebasan tarif jasa kepelabuhanan hingga 100 persen.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan insentif berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi. Program ini didukung anggaran Rp472,7 miliar dan diperkirakan memberikan manfaat kepada sekitar 2,3 juta penumpang.

Sementara untuk periode Natal dan Tahun Baru, pemerintah kembali menggelontorkan stimulus transportasi nonudara senilai Rp61,4 miliar yang ditargetkan dapat dimanfaatkan oleh sekitar 2,87 juta pengguna jasa transportasi.

Di sektor penerbangan, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp722 miliar untuk insentif PPN DTP tiket pesawat domestik selama musim liburan akhir tahun. Program tersebut diperkirakan akan dinikmati oleh sekitar 3,7 juta penumpang.

Qodari menegaskan, program stimulus transportasi ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah dengan sektor swasta untuk menciptakan efek berganda bagi perekonomian nasional.

“Kolaborasi pemerintah dan swasta ini dirancang bukan hanya untuk menggerakkan sektor pariwisata, tetapi juga untuk mendorong konsumsi domestik secara lebih luas, memperkuat ritel, memberdayakan pelaku UMKM, dan memperluas pengalaman wisata keluarga di dalam negeri,” pungkasnya.

Melalui berbagai insentif tersebut, pemerintah berharap mobilitas masyarakat selama musim liburan meningkat sehingga mampu mendorong pertumbuhan sektor transportasi, pariwisata, perdagangan, serta memperkuat aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah.

Baca Juga

Bagaimana Jakarta Berubah Sejak 1965? Fauzi Bowo Rangkum dalam Buku Terbaru

katafoto, Tangerang Selatan - Perjalanan panjang pembangunan dan penataan...

Terekam Kamera Jebak, Anak Badak Jawa Lahir Lagi di Ujung Kulon

katafoto, Banten - Populasi Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) di...

Ekonomi Indonesia Diklaim Tetap Tangguh, Pemerintah Siapkan Stimulus hingga Akhir 2026

katafoto, Jakarta - Pemerintah menilai perekonomian Indonesia masih menunjukkan...

Produksi Garam Kalianget Tembus 1.100 Ton Sehari tetapi Tenaga Panen Kian Langka

katafoto, Sumenep -  PT Garam (Persero) melalui Pegaraman I...

Tak Hanya Vaksin Malaria, BRIN Siapkan 19 Kandidat Obat Herbal

katafoto, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan inovasi...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini