27.6 C
Jakarta
Jumat, Agustus 21, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPKULINERRestoran Indonesia 1968 di Hong Kong Resmi Tutup Usai 58 Tahun Beroperasi

Restoran Indonesia 1968 di Hong Kong Resmi Tutup Usai 58 Tahun Beroperasi

Restoran Indonesia 1968, salah satu pelopor kuliner Indonesia di Hong Kong, resmi menutup operasionalnya setelah hampir enam dekade melayani pelanggan. Penutupan ini sekaligus mengakhiri perjalanan restoran yang selama bertahun-tahun menjadi destinasi bagi pecinta masakan Nusantara di wilayah tersebut.

Selama 58 tahun beroperasi, restoran ini telah menempati beberapa lokasi, mulai dari Causeway Bay, kemudian Sheung Wan, hingga akhirnya pindah ke Cochrane Street pada 2023. Keberadaannya dikenal sebagai salah satu tempat yang memperkenalkan cita rasa Indonesia kepada masyarakat Hong Kong maupun wisatawan mancanegara.

Restoran Indonesia 1968 didirikan oleh pasangan suami istri asal Indonesia, Chang Chian Lo dan Lee Thau Chen. Berbekal tabungan hasil kerja keras serta tekad yang kuat, keduanya membuka sebuah restoran sederhana yang kemudian berkembang menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia di Hong Kong.

Restoran Indonesia 1968 di Hong Kong Resmi Tutup Usai 58 Tahun Beroperasi
Tampilan desain menu makanan dan minuman Restoran Indonesia 1968 di Hong Kong. (katafoto/IG@ir1968)

Dilansir dari laman afoodieworld, berbagai menu khas Nusantara menjadi favorit pelanggan, di antaranya sate ayam, perkedel jagung, rendang, kari iga domba khas Indonesia, sup laksa, hingga nasi goreng.

Dalam biografi yang dimuat di situs resminya, restoran tersebut menceritakan awal perjalanan pendirinya.

“Dengan tabungan hasil jerih payah mereka dan semangat pantang menyerah, mereka membuka restoran kecil Indonesia. Melalui dedikasi dan semangat mereka untuk berbagi cita rasa tanah air, mereka mengubah warung makan sederhana mereka menjadi destinasi kuliner yang dicintai, membawa cita rasa Indonesia ke Hong Kong dan membangun warisan yang terus berkembang.”

Reputasi Restoran Indonesia 1968 juga diakui secara internasional. Restoran ini berhasil meraih penghargaan MICHELIN Bib Gourmand selama tujuh tahun berturut-turut, yakni pada periode 2011 hingga 2017.

Hingga kini belum diketahui apakah restoran tersebut akan kembali beroperasi di lokasi baru. Sejumlah upaya menghubungi pihak restoran melalui sambungan telepon maupun WhatsApp dilaporkan belum mendapatkan respons.

Baca Juga

Ada Penerima MBG Belum Punya Rumah, BGN Gandeng Kementerian PKP Cari Solusi

Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menemui...

Jakarta Kirim Bantuan Rp5,85 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Ini Isinya

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mengirimkan bantuan kemanusiaan...

Bikin Negara Terancam Rugi Rp1 Triliun, Jaringan Materai Palsu Dibongkar

Jakarta - Polda Metro Jaya bersama Direktorat Jenderal Pajak...

Polri Kerahkan 10 Anjing K9 ke Flores, Misi Khusus Cari Korban Gempa Dimulai

Polri memperkuat upaya pencarian dan penyelamatan korban pascagempa bumi...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini