31.7 C
Jakarta
Jumat, Oktober 16, 2026
BerandaKATA EKBISKEUANGANIHSG Diprediksi Melesat ke Level 8.000, DBS Ungkap Alasan Optimistis

IHSG Diprediksi Melesat ke Level 8.000, DBS Ungkap Alasan Optimistis

Jakarta – PT Bank DBS Indonesia memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mencapai level 8.000 hingga akhir 2026. Proyeksi tersebut merupakan base case atau skenario yang dinilai paling realistis berdasarkan kajian Chief Investment Office (CIO) DBS Group di Singapura dengan mempertimbangkan berbagai faktor global maupun domestik.

Head of Investment & Insurance Product PT Bank DBS Indonesia, Djoko Soelistyo, mengatakan target tersebut disusun setelah memperhitungkan sejumlah tantangan yang memengaruhi pasar sepanjang tahun. Beberapa di antaranya adalah isu terkait MSCI, pelemahan nilai tukar rupiah, serta valuasi saham di pasar domestik.

“Sebenarnya ada tiga skenario yang disiapkan oleh CIO kami, yaitu bull case, base case, sama bear case. Tapi yang saya akan bicarakan lebih kepada kira-kira skenario yang kemungkinan terjadi. Yang dilihat oleh CIO kami adalah di indeks di level 8.000,” ujar Djoko dalam acara Media Briefing DBS Insights Forum 2026: A New Lens on a Multipolar World, Rabu (15/7).

Menurut Djoko, proyeksi tersebut tidak lagi bertumpu pada perkembangan status Indonesia dalam indeks MSCI. Fokus investor kini mulai bergeser ke kinerja fundamental emiten yang tercermin dari laporan keuangan semester I-2026.

Ia menjelaskan, kekhawatiran pasar terhadap potensi perubahan status Indonesia di MSCI sebelumnya telah banyak tercermin dalam pergerakan IHSG. Saat isu tersebut mencuat, indeks sempat terkoreksi hingga turun ke bawah level 6.000.

IHSG Diprediksi Melesat ke Level 8.000, DBS Ungkap Alasan Optimistis
(Ki-Ka) Head of Sales & Distribution PT Bank DBS Indonesia, Festia Pisa Valensia, Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom, dan Head of Investment & Insurance Product PT Bank DBS Indonesia Djoko Soelistyo memberikan paparan dalam acara media briefing sebagai rangkaian DBS Insights Forum 2026: A New Lens on a Multipolar World di Jakarta, Rabu (15/07/2026) (katafoto/Fery Pradolo)

“Market sudah priced in terhadap kemungkinan terjadinya, seandainya pun sampai itu terjadi, market sudah banyak priced in. Jadi tekanannya ke bawah seharusnya sudah tidak lebih besar,” katanya.

Meski demikian, Djoko mengingatkan masih terdapat sejumlah risiko eksternal yang perlu diwaspadai. Di antaranya adalah kenaikan harga minyak dunia yang bertahan di atas US$100 per barel serta potensi penurunan laba perusahaan akibat meningkatnya biaya energi.

Di sisi lain, kebijakan pemerintah dinilai menjadi salah satu faktor yang menopang optimisme pasar. Menurutnya, berbagai langkah transformasi yang dilakukan pemerintah mulai mendapat pengakuan dari lembaga pemeringkat internasional.

“Paling tidak kami melihat bahwa semua yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia sudah menuju ke arah yang benar atau on track. Hal itu juga terbukti dengan S&P yang mempertahankan kredit Indonesia di BBB dengan outlook stabil,” ujar Djoko.

Dengan dukungan fundamental perusahaan yang dinilai semakin kuat, stabilitas kebijakan pemerintah, serta penilaian positif dari lembaga pemeringkat global, DBS tetap optimistis IHSG memiliki peluang mencapai target 8.000 pada penghujung tahun, meski risiko eksternal masih perlu terus diantisipasi.

Baca Juga

Radar Maritim di Aceh, Data Arus Laut Bisa Jadi Pendukung Deteksi Tsunami

katafoto, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Bawa Uang Ringgit Hampir Rp400 Juta, Pelintas Batas Terjaring Bea Cukai

katafoto, Sintete - Bea Cukai Sintete menindak seorang pelintas...

Palangka Raya Dikepung Asap Karhutla, Kulitas Udara Memburuk

katafoto, Palangka Raya - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...

Hampir 400 Juta Orang Naik Kereta Api, Yogyakarta Jadi yang Tersibuk

katafoto, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau...

Investasi Nestlé Indonesia Dorong Penguatan UMKM dan Rantai Pasok Lokal

katafoto, Tangerang - Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Nestlé Indonesia...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini