35 C
Jakarta
Sabtu, Oktober 31, 2026
BerandaKATA EKBISENERGIKapal Penampung Produksi Minyak Tertua di Dunia Akan Pensiun

Kapal Penampung Produksi Minyak Tertua di Dunia Akan Pensiun

Jakarta – Kapal penampung produksi minyak Arco Ardjuna memasuki usia pensiun di bulan Agustus 2024 ini. Kapal yang telah beroperasi lebih dari setengah abad oleh Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina.

Kapal Floating Storage and Offloading (FSO) Arco Ardjuna mengapung sekitar 95 kilometer di lepas pantai Laut Jawa. Kapal ini merupakan fasilitas penampung produksi minyak terapung lepas pantai pertama di Indonesia dan tertua yang masih beroperasi di dunia.

FSO Arco Ardjuna difungsikan sebagai fasilitas penerima, penyimpanan, dan penyalur minyak mentah untuk sebelum kemudian dikirim diangkut ke tanker ekspor untuk dapat ke lokasi diproses di kilang pengolahan minyak mentah untuk diproses.

Kapal yang di bangun oleh Mitsubitshi Heavy Industry, Jepang mulai beroperasi  pada tahun 1972. FSO Arco Ardjuna dengan kapasitas penyimpanan terpasang sebesar satu juta barel, menjadi tulang punggung produksi minyak di lapangan lepas pantai PHE ONWJ serta berkontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan energi nasional.

Kapal Penampung Produksi Minyak Tertua di Dunia Pensiun
Kapal Floating Storage and Offloading (FSO) Arco Ardjuna mengapung sekitar 95 kilometer di lepas pantai Laut Jawa, memasuki masa pensiun di usia 52 tahun bulan Agustus 2024. (katafoto/HO/PHE)

Setelah beroperasi selama 52 tahun, PHE ONWJ akan mengganti FSO Arco Ardjuna dengan fasilitas penampungan baru yang lebih andal, efisien dan modern. Penggantian fasilitas ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus meningkatkan keandalan dan keselamatan operasi dan lingkungan, sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri minyak dan gas saat ini.

General Manager PHE ONWJ, Muzwir Wiratama, mengatakan, FSO Arco Ardjuna akan selalu menjadi bagian penting dari sejarah industri minyak dan gas di Indonesia.

“Momen pelepasan FSO Arco Ardjuna akan menjadi tanda penghormatan atas dedikasi dan kontribusi besar yang telah diberikan oleh fasilitas ini selama lima dekade terakhir,” ujar Muzwir Wiratama dikutip dari keterangan tertulis laman kabar bumn.

Warisan FSO Arco Ardjuna akan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya dalam menghadapi tantangan dan meraih keberhasilan di masa depan. FSO Arco Ardjuna memiliki panjang 142,6 meter, dengan lebar 48,2 meter, bobot 153,202 ton, dengan kapasitas penyimpanan terpasang sebesar satu juta barel

“FSO Arco Ardjuna bukan hanya sebuah fasilitas, tapi juga rumah kedua bagi kami. Meskipun tantangan yang dihadapi tidaklah sedikit, namun semangat dan kerja keras seluruh tim selalu menjadi kekuatan utama kami,” tutupnya.

Baca Juga

Demam Bikin Tubuh Lemas? Kenali 10 Bahan Alami yang Digunakan untuk Meredakannya

katafoto, Jakarta - Demam dapat terjadi ketika tubuh mengalami...

Pemerintah Gelontorkan Rp1,24 triliun untuk Karhutla, Ini Daftar Provinsi Penerima Bantuan

katafoto, Jakarta - Pemerintah menambah anggaran penanganan kebakaran hutan...

Styles AsikFest 2026 Jadi Panggung bagi Kreator dan UMKM Lokal

katafoto, Jakarta - Lippo Malls Indonesia (LMI) menuntaskan penyelenggaraan...

Ingin Kulit Sehat dan Glowing? Jangan Abaikan Kebiasaan Sebelum Tidur Ini

katafoto, Jakarta - Kulit sehat dan tampak segar tidak...

Strategi Jitu Hadapi Harbolnas agar Keuntungan Bisnis Tetap Sehat

katafoto, Jakarta - Festival belanja daring seperti 10.10, 11.11,...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini