25.7 C
Jakarta
Jumat, Januari 30, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHLapor Gayeng, Layanan Paspor Simpatik bagi Warga Jateng

Lapor Gayeng, Layanan Paspor Simpatik bagi Warga Jateng

Surakarta – Direktorat Jenderal Imigrasi membuka Lapor Gayeng (Layanan Paspor Simpatik Imigrasi se-Jateng) yang digelar pada Sabtu dan Minggu, 5-6 Oktober 2024 di Surakarta, Jawa Tengah. Sebanyak 20 booth layanan dengan kuota 2024 pemohon terdiri dari gabungan dari 6 (enam) kantor imigrasi di wilayah kerja Kantor Wilayah  (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah. Kanwil tersebut di antaranya dari Kantor Imigrasi Surakarta, Semarang, Pemalang, Pati, Cilacap, dan Kantor Imigrasi Wonosobo. 

“Lapor Gayeng ini jawaban kami terhadap aspirasi publik, yang sering tidak dapat kuota karena tingginya animo masyarakat dalam pengurusan paspor. Makanya kami adakan di akhir pekan mulai dari jam 08.00 s.d. jam 17.00, kami buka 2024 kuota agar semua bisa punya kesempatan mengurus paspor,” ungkap Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim dikutip dari keterangan tertulis.

Lapor Gayeng, Layanan Paspor Simpatik bagi Warga Jateng
Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim memberi keterangan pers saat meninjau Lapor Gayeng (Layanan Paspor Simpatik Imigrasi se-Jateng) di Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (05/10/2024) (katafoto/HO/Dirjen Imigrasi)

Sementara jenis permohonan yang dilayani Lapor Gayeng di antaranya adalah permohonan paspor baru dan penggantian karena habis masa berlaku. Masyarakat yang ingin mengurus paspor di Lapor Gayeng harus mendaftar online melalui formulir Google yang disediakan oleh penyelenggara, yang saat ini sudah ditutup. 

“Lapor Gayeng tersedia kuota walk-in Layanan Prioritas bagi wanita hamil, bayi dan lansia, jadi bisa langsung datang tanpa daftar lebih dulu. Sedangkan khusus di hari Minggu (06/10), kami buka (datang langsung) untuk semuanya,” imbuh Silmy. 

Silmy mengharapkan layanan serupa bisa digelar secara berkala di seluruh Indonesia, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan kemudahan layanan imigrasi.

“Saya mengimbau agar kegiatan serupa bisa diselenggarakan secara berkala, terutama di daerah-daerah dengan permohonan paspor yang tinggi agar waiting list pemohon paspor di kanim-kanim bisa terurai. Good Job, Jateng!” tutup Silmy.

Baca Juga

Bandara di Sumba Naik Kelas, AirNav Perluas Control Tower hingga NTT

Tangerang - AirNav Indonesia meningkatkan layanan navigasi penerbangan di...

Waspada Pascabanjir, Ini Daftar Penyakit yang Mengintai Warga Jakarta

Jakarta - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengingatkan masyarakat...

Indonesia dan Kamboja Perkuat Aliansi Lawan Sindikat Penipuan Daring

Phnom Penh - Duta Besar Republik Indonesia untuk Kamboja,...

Jakarta Diprediksi Diguyur Hujan Lebat, BPBD Minta Warga Siaga

Jakarta - Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika...

CKG 2025 Tembus 70 Juta Peserta, Gorontalo Jadi yang Tertinggi

Jakarta - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2025 mencatat...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini