28 C
Jakarta
Selasa, Maret 10, 2026
BerandaKATA EKBISINDUSTRINikmati Potongan Tarif Tol hingga 10% Selama Libur Nataru, Ini Periode dan...

Nikmati Potongan Tarif Tol hingga 10% Selama Libur Nataru, Ini Periode dan Syaratnya

Jakarta – Selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama sejumlah Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) di Jalan Tol Trans Jawa menawarkan potongan tarif tol sebesar 10%. Diskon ini berlaku khusus untuk perjalanan langsung dari Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung, serta sebaliknya, pada periode tertentu selama libur panjang tersebut.

Lisye Octaviana, Corporate Communication dan Community Development Group Head Jasa Marga, menjelaskan bahwa diskon ini hanya berlaku untuk perjalanan menerus dengan ketentuan pengguna melakukan tap in di GT Cikampek Utama dan tap out di GT Kalikangkung atau sebaliknya.

“Potongan tarif 10% berlaku selama tiga hari, yaitu pada 19 Desember, 28 Desember 2024, dan 3 Januari 2025. Diskon dapat digunakan untuk semua golongan kendaraan selama 24 jam di hari-hari tersebut,” ujar Lisye dikutip dari keterangan tertulis. 

Namun, diskon tidak dapat diterapkan jika saldo kartu e-toll pengguna tidak mencukupi atau jika kartu tidak terbaca oleh sistem.

Nikmati Potongan Tarif Tol hingga 10% Selama Libur Nataru, Ini Periode dan Syaratnya
Potongan tarif tol 10% untuk perjalanan Jakarta-Semarang selama libur Nataru 2024/2025. (katafoto/HO/Jasa Marga )

Setelah diskon diterapkan, berikut tarif tol untuk perjalanan Jakarta-Semarang dan sebaliknya:

  • Jakarta ke Semarang
    • Golongan I: Rp371.700
    • Golongan II & III: Rp575.100
    • Golongan IV & V: Rp756.450
  • Semarang ke Jakarta
    • Golongan I: Rp391.050
    • Golongan II & III: Rp603.900
    • Golongan IV & V: Rp795.150

Lisye juga mengimbau pengguna untuk memastikan saldo kartu e-toll mencukupi sebelum perjalanan dimulai. Sistem transaksi tertutup di Jalan Tol Trans Jawa hanya mendukung penggunaan satu kartu e-toll yang sama untuk tap in dan tap out.

Selain itu, pengguna disarankan untuk menghindari waktu puncak perjalanan guna mengurangi risiko kemacetan. Untuk arus mudik, puncaknya diperkirakan terjadi pada 21 dan 28 Desember 2024, sedangkan untuk arus balik diperkirakan pada 29 Desember 2024 dan 1 Januari 2025.

Jasa Marga juga mengajak pengguna jalan tol untuk memanfaatkan aplikasi Travoy guna memantau kondisi lalu lintas secara real-time. Aplikasi ini dapat membantu perencanaan perjalanan agar lebih nyaman dan efisien.

Baca Juga

Skrining Kesehatan Temukan Hampir 10 Persen Anak Indonesia Terdeteksi Masalah Kesehatan Mental

Jakarta - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) periode 2025–2026...

Pendampingan Intensif Berbuah Hasil, Strategi Cegah Stunting Ini Terbukti Efektif

Jakarta - Nestlé Indonesia resmi menutup rangkaian Program Pendampingan...

Pemerintah Tegur Meta, Kepatuhan Berantas Judi Online Cuma 28,47 Persen

Jakarta - Pemerintah memberikan peringatan keras kepada Meta Platforms...

Antisipasi Kekeringan dan Geopolitik Global, Mentan Pastikan Pasokan Pangan Aman

Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menggelar rapat...

Menu MBG Dikeluhkan Orang Tua, Wabub Batang Ancam Tutup SPPG Nakal

Batang - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini