26.7 C
Jakarta
Senin, Juli 27, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHDelapan Pekerja Migran Ilegal Digagalkan TNI di Perbatasan Nunukan

Delapan Pekerja Migran Ilegal Digagalkan TNI di Perbatasan Nunukan

Nunukan – Satgas Pengamanan Perbatasan Yonarmed 11 Kostrad bersama tim gabungan TNI berhasil menggagalkan penyelundupan delapan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang direncanakan berangkat menuju Tawau, Malaysia.

Kejadian ini berawal dari laporan warga yang mencurigai adanya sebuah mobil Avanza berwarna merah hati yang membawa sejumlah Calon PMI ilegal ke arah Tawau.

Menanggapi laporan tersebut, personel Satgas Pamtas Pos Tanjung Aru, bersama Satgas Bais TNI dan Satgas Intelijen Kodam VI/Mlw, segera melakukan pengintaian di jalur yang dicurigai. Mobil dengan ciri-ciri yang disebutkan akhirnya ditemukan melintas di Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan.

Tim gabungan menghentikan kendaraan dan mendapati delapan penumpang, terdiri dari lima orang dewasa dan tiga anak-anak  yang diduga merupakan calon PMI ilegal yang akan diberangkatkan ke Tawau.

Mengutip dari keterangan tertulis, rencananya mereka akan beristirahat di rumah Amir, pengemudi mobil tersebut, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Somel di Desa Pancang, Kecamatan Sebatik Utara. Dari pelabuhan tersebut, mereka berencana menyebrang ke Tawau, Malaysia, pada keesokan harinya.

Para calon PMI ilegal tersebut telah diserahkan kepada pihak Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kalimantan Utara untuk proses hukum lebih lanjut.

Komandan Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad, Letkol Arm Gde Adhy Surya Mahendra, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama antara masyarakat dan aparat keamanan. “Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang memberikan informasi. Kami mengimbau agar warga terus melaporkan aktivitas mencurigakan untuk menjaga keamanan di perbatasan,” ujarnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya TNI dalam mencegah praktik perdagangan manusia dan pelanggaran hukum lainnya di wilayah perbatasan. Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap jaringan penyelundupan CPMI ilegal tersebut.

Baca Juga

Cemburu Berujung Maut? Ini Deretan Kasus Kekerasan dalam Pacaran yang Viral

Jakarta - Kasus kekerasan dalam pacaran (KDP) masih menjadi...

Kurangi Kecanduan Gawai, Pemerintah Luncurkan Buku Saku 100 Permainan Tradisional

Jakarta – Pemerintah meluncurkan Buku Saku Generasi Berani Exploring...

Permintaan Global Melonjak, BYD Buka 9.000 Lowongan Kerja

BYD resmi membuka gelombang rekrutmen besar-besaran di kawasan industri...

Hobi Scrolling HP Berjam-jam? Bahaya Sebenarnya Ada pada Kebiasaan Ini

Yogyakarta - Maraknya tren olahraga di kalangan anak muda...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini