Sumatera Utara – Dalam rangka mendukung program Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) bersama PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) terus berkomitmen meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda. Kolaborasi ini diwujudkan melalui program edukatif bertajuk “Jaga Kesehatan Jaga Finansial” dalam kuliah umum bertema “Literasi Keuangan dan Perkembangan Industri Asuransi” di Institut Teknologi Del, Sumatera Utara.
Kuliah umum ini menghadirkan Kepala Eksekutif Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi sebagai pembicara utama. Ia mengungkapkan bahwa indeks literasi keuangan nasional pada 2025 mengalami peningkatan menjadi 66,46%, naik dari 65,43% di tahun sebelumnya. Sementara itu, indeks inklusi keuangan meningkat dari 75,02% menjadi 80,51%.
“Peningkatan ini menunjukkan bahwa sinergi antarlembaga, seperti yang dilakukan IFG Life dan Mandiri Inhealth bersama OJK dan IT Del, sangat penting dalam memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan, terutama di kalangan mahasiswa,” ujar Friderica dikutip dalam keterangan tertulis.
Direktur Kepatuhan Mandiri Inhealth, Marihot H. Tambunan menekankan bahwa pemahaman keuangan harus dimulai sejak dini, termasuk pada masa kuliah. Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan dengan baik akan berpengaruh sepanjang fase kehidupan, mulai dari masa muda hingga pensiun.

“Edukasi ini sangat relevan agar mahasiswa dapat merencanakan keuangan pribadi secara tepat dan menghindari jebakan produk keuangan ilegal atau yang tidak sesuai kebutuhan. Mandiri Inhealth mendukung penuh program literasi ini bersama IFG Life dan OJK,” jelas Marihot.
Eli Wijanti, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko IFG Life, juga menyoroti pentingnya literasi keuangan dalam konteks perlindungan terhadap risiko hidup. Ia menekankan bahwa dengan pemahaman keuangan yang baik, masyarakat bisa mengelola potensi kerugian dan menyiapkan masa depan yang lebih aman.
“Risiko hidup tak bisa dihindari, tetapi kita bisa mengelolanya dengan perencanaan finansial yang bijak, terutama untuk melindungi keluarga,” ungkapnya.
Selain kegiatan edukatif, Mandiri Inhealth dan IFG Life juga menyerahkan enam unit tempat sampah pilah kepada kampus IT Del. Inisiatif ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran mahasiswa terhadap pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga lingkungan.
Rektor IT Del, Dr. Arnaldo Marulitua Sinaga, menyampaikan apresiasi atas dukungan kedua perusahaan asuransi tersebut. Menurutnya, sinergi yang terbangun dalam kegiatan ini sangat berarti bagi pembentukan karakter mahasiswa yang peduli terhadap masa depan, baik secara finansial maupun lingkungan.
“Kami mengapresiasi inisiatif ini karena memberikan kontribusi nyata dalam membekali mahasiswa menghadapi tantangan masa depan, serta mengajarkan pentingnya menjaga bumi. Kolaborasi seperti ini mendorong lahirnya generasi yang cerdas finansial dan sadar lingkungan,” ujarnya.

