30.5 C
Jakarta
Jumat, Mei 8, 2026
BerandaKATA EKBISEKONOMI dan KINERJAPemerintah Genjot Ekonomi Lewat Diskon Tol, Listrik, dan Bansos

Pemerintah Genjot Ekonomi Lewat Diskon Tol, Listrik, dan Bansos

Jakarta – Pemerintah terus mengambil langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satunya adalah dengan merancang sejumlah kebijakan stimulus yang menyasar sektor konsumsi masyarakat. Melalui rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada Jumat (23/5) di Jakarta, Pemerintah menyusun berbagai insentif untuk memperkuat daya beli dan mendorong aktivitas ekonomi, khususnya selama libur sekolah pada Juni–Juli 2025.

“Stimulus ini kita siapkan agar pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua bisa tetap kuat. Momentum libur sekolah harus dimanfaatkan untuk meningkatkan konsumsi masyarakat,” ujar Airlangga dikutip dalam keterangan tertulis. 

Ia menjelaskan, karena momen konsumsi besar seperti Natal dan Tahun Baru telah berlalu, maka kuartal kedua membutuhkan dorongan tambahan agar target pertumbuhan ekonomi tetap berada di kisaran 5 persen. Gaji ke-13 yang diterima ASN dan pegawai lainnya juga akan menjadi salah satu penopang daya beli di periode ini.

Dalam rapat tersebut, Pemerintah merumuskan enam stimulus yang fokus pada peningkatan konsumsi domestik. Berikut rinciannya:

  1. Pemerintah akan memberikan potongan harga untuk tiket kereta api, pesawat, dan kapal laut selama masa libur sekolah.
  2. Potongan harga untuk tarif tol akan diberlakukan pada Juni dan Juli 2025, dengan target mencakup sekitar 110 juta kendaraan.
  3. Diskon 50 persen untuk tarif listrik akan diberikan kepada rumah tangga berdaya di bawah 1.300 VA, yang jumlahnya mencapai 79,3 juta pelanggan.
  4. Program bantuan sembako dan bantuan pangan akan diperluas untuk menjangkau 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) selama Juni dan Juli.
  5. Subsidi akan diberikan kepada pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta serta guru honorer untuk mendukung daya beli kelompok rentan.
  6. Program ini akan diperpanjang untuk mendukung sektor padat karya, dengan tujuan menjaga kestabilan lapangan kerja.

Seluruh program tersebut sedang dalam tahap finalisasi dan ditargetkan akan diluncurkan pada 5 Juni 2025. Pemerintah juga mendorong pemerintah daerah untuk menciptakan lebih banyak kegiatan pariwisata dan hiburan lokal demi meningkatkan pergerakan ekonomi di wilayah masing-masing selama liburan sekolah.

Menutup rapat, Menko Airlangga menegaskan pentingnya kerja sama lintas kementerian dan lembaga agar seluruh stimulus dapat terlaksana tepat waktu dan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian nasional.

Baca Juga

Perpres Baru Ojol Terbit, Grab Indonesia Buka Suara

Jakarta - Grab Indonesia merespons terbitnya Peraturan Presiden Nomor...

Tak Mau Kecolongan, Jateng Siapkan 123 Juta Liter Air Hadapi Kemarau

Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mempersiapkan langkah...

Sampah Jadi Listrik, Pemprov DKI Gandeng Danantara Bangun PSEL

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Danantara...

Basketball For Good Siap Jangkau 3.000 Siswa SD di Indonesia

Jakarta - FIBA Indonesia menggandeng Nestlé MILO untuk mendorong...

Wow! 22.617 Warga Kabur dari Jakarta, Pendatang Baru Cuma Setengahnya

Jakarta - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini