30.1 C
Jakarta
Sabtu, Februari 21, 2026
BerandaKATA EKBISEKONOMI dan KINERJATiga Negara IMT-GT Sepakat Permudah Sistem Perbatasan Kawasan

Tiga Negara IMT-GT Sepakat Permudah Sistem Perbatasan Kawasan

Tiga negara anggota Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) menandai langkah besar dalam integrasi ekonomi kawasan dengan menandatangani Framework of Cooperation (FoC) di bidang Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina atau Customs, Immigration, and Quarantine (CIQ), pada Selasa (27/5) di Kuala Lumpur City Center (KLCC), Malaysia.

Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, Menteri Ekonomi Malaysia, Rafizi Ramli, dan Wakil Menteri Keuangan Thailand, Julapan Amornvivat. Kesepakatan ini mencerminkan komitmen bersama untuk menciptakan sistem perbatasan yang lebih lancar, efisien, dan saling terintegrasi di wilayah Asia Tenggara bagian selatan.

Kerja sama ini bertujuan mempercepat arus barang dan jasa, sekaligus mengukuhkan peran IMT-GT dalam rantai perdagangan global. Dalam kerangka kerja sama tersebut, ada lima poin penting yang akan dijalankan secara bertahap:

  1. Penyelarasan dokumen CIQ antarnegara agar proses administrasi lebih sederhana.
  2. Penyempurnaan sistem pelepasan barang untuk mempercepat distribusi.
  3. Peningkatan efisiensi rantai pasok guna memperlancar kegiatan logistik.
  4. Peningkatan mutu layanan di perbatasan bagi pengguna jasa.
  5. Harmonisasi standar karantina agar sesuai dengan aturan WTO dan SPS Agreement.

Implementasi awal kerja sama ini akan difokuskan pada sejumlah titik masuk dan keluar (entry/exit points) di wilayah Sumatera, sebagai bagian dari konektivitas utama dalam kawasan IMT-GT. Diharapkan, langkah ini bisa memperkuat arus perdagangan lintas batas dan meningkatkan keterhubungan ekonomi antarwilayah, sesuai dengan visi besar IMT-GT 2036.

Inisiatif ini juga selaras dengan rencana strategis ASEAN untuk meningkatkan konektivitas kawasan melalui ASEAN Connectivity Strategic Plan. Bila dijalankan secara efektif, kerja sama ini tak hanya akan menguntungkan ketiga negara anggota, tapi juga berkontribusi pada integrasi ekonomi Asia Tenggara secara keseluruhan.

Baca Juga

Monsun Asia Menguat BMKG Ungkap Cuaca Ekstrem 15–21 Februari

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta...

Perpustakaan Kemenag Siap Jadi Tempat Favorit Ngabuburit Produktif

Jakarta - Menjelang datangnya Ramadan, kebutuhan masyarakat terhadap referensi...

Lahan di Delapan Kecamatan di Siak Terbakar, Suhu Panas Jadi Pemicu

Siak - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...

Tak Perlu Bingung, Begini Cara Ajukan Sanggah Data PBI dan Reaktivasi Bansos

Jakarta - Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) membuka kanal...

Lampung Makin Hits Brand Viral Bakal Serbu Lippo Mall

Lampung - Lippo Malls terus mempercepat transformasi Lippo Mall...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini