27.6 C
Jakarta
Senin, Juli 13, 2026
BerandaKATA BERITAStop Penggunaan Plastik di Tangsel, Pilar Saga Lakukan Sosialisasi

Stop Penggunaan Plastik di Tangsel, Pilar Saga Lakukan Sosialisasi

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan melakukan sosialisasi Peraturan Wali (Perwal) Kota Tangerang Selatan No.83 Tahun 2022, tentang pelarangan penggunaan kantong belanja plastik sekali pakai. Sosialisasi dilakukan di 8 titik lokasi yang tersebar di seluruh wilayah Tangerang Selatan, Kamis (10/08).

“Hari ini kita sedang melakukan sosialisasi di beberapa titik pusat perdagangan. Baik itu Pasar Modern, Kafe, Restoran dan usaha lainnya. Hari ini 8 titik kita kunjungi bersama DLH dan Disperindag,” ungkap Pilar.

Aturan Perwal tersebut telah disahkan sejak tahun lalu, dan saat ini sosialisasi dengan pendekatan persuasif masih dilakukan.

“Aturan Perwal sudah ada sanksi tegasnya yang menunggu para pelanggar. Saat ini kita melakukan sosialisasi dengan pendekatan persuasif,” ungkapnya. Hal ini perlu dilakukan agar tumbuh kesadaran di masyarakat untuk mengurangi plastik sekali pakai.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan melakukan sosialisasi Peraturan Wali Kota Tangerang Selatan No.83 Tahun 2022, tentang pelarangan penggunaan kantong belanja plastik sekali pakai di salah satu pasar modern di Tangerang Selatan, Kamis (10/08/2023). (katafoto/HO/HumasTangsel)

“Bagaimana kesadaran ini bisa ditumbuhkan, supaya apa? sekarang ini kita lihat penumpukan terjadi sampah itu semua mayoritas sampah plastik dan itu gak bisa didaur ulang. Tidak bisa dipungut atau diambil oleh pemulung atau pelaku bank sampah,” ungkap Pilar.

“Kita tujuannya bukan untuk memenjarakan atau mendenda masyarakat hanya karena sampah. Tapi kesadaran, kalau masyarakat hanya takut karena denda maka dia tidak melakukan hanya di depan kita. Tetapi kesadaran ini yang harus kita tumbuhkan,” tambahnya mengutip dari laman tangerangselatan.

Pilar juga meminta pelaku usaha untuk bisa kreatif dalam mencari pengganti penggunaan plastik sekali pakai. Selain mengurangi sampah, hal tersebut supaya mudah diurai oleh tanah.

“Harus didorong supaya penggunaan sampah plastik sekali pakai seperti sedotan, kantong plastik untuk belanjaan dihindari penggunaannya. Atau misalkan diganti dengan plastik cassava dan pakai kain sebagai pengganti plastik belanja,” tutupnya.

 

Baca Juga

Prabowo Minta Warga Awasi Dapur MBG, Keluhan Bisa Langsung ke TikTok

Nusa Tenggara Barat - Presiden Prabowo Subianto mengajak masyarakat...

OJK Beri Peringatan Keras, Pelaku Jasa Keuangan yang Rugikan Konsumen Bakal Ditindak

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan akan mengambil...

Waspada! Malware Bisa Bobol Data dan Lumpuhkan Perangkat dalam Hitungan Menit

Malware merupakan perangkat lunak berbahaya yang dibuat untuk menyusup...

Keramik Klampok dan Ritual Ujungan Jadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Banjarnegara - Dua kekayaan budaya asal Kabupaten Banjarnegara, Jawa...

Harga Ayam dan Telur Tertekan, Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Mulai 15 Juli

Jakarta - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan pemerintah...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini