32.3 C
Jakarta
Selasa, April 21, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHBea Cukai dan Polri Bongkar Laboratorium Jaringan Narkotika Tiongkok Terbesar

Bea Cukai dan Polri Bongkar Laboratorium Jaringan Narkotika Tiongkok Terbesar

Jakarta – Bea Cukai bekerja sama dengan Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus clandestine laboratorium narkotika di Malang, Jawa Timur, pada Selasa (02/07/2024). Laboratorium milik jaringan narkotika Tiongkok – Indonesia ini memproduksi narkotika jenis tembakau gorila, ekstasi, dan xanax.

“Disinyalir, clandestine lab di Kota Malang ini merupakan laboratorium narkotika terbesar dan tercanggih yang pernah diungkap Bea Cukai dan Polri, setelah sebelumnya kasus penindakan serupa terlaksana di Semarang, Sunter Jakarta, Badung Bali, dan Medan,” ujar Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto.

Pengungkapan ini berawal dari pengawasan Bea Cukai importasi alat-alat dan bahan-bahan kimia serta mesin cetak yang berpotensi digunakan untuk produksi narkotika. Sebagai tindak lanjut post seizure analysis atas beberapa penindakan clandestine lab oleh Bea Cukai dan Bareskrim Polri.

Bea Cukai dan Polri Bongkar Laboratorium Jaringan Narkotika Tiongkok Terbesar
Bea Cukai dan Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri menggelar konfrensi pers terkait pengungkapan kasus clandestine laboratorium narkotika di Malang, Jawa Timur, Selasa (02/07/2024). (katafoto/HO/Bea Cukai)

“Dari pengungkapan pengiriman narkotika golongan I jenis tembakau sintetis ke Apartemen Kalibata City Jakarta, dihubungkan dengan hasil joint analysis, kami menemukan indikasi jaringan internasional yang memproduksi dan mengedarkan narkotika golongan I jenis MDMB-4en-PINACA yang berada di Kota Malang,” imbuhnya yang dikutip dari keterangan tertulis.

Tim gabungan berhasil menangkap delapan orang yang terlibat dalam produksi dan peredaran narkotika jaringan internasional. Barang bukti yang berhasil diamankan petugas di antaranya 1,2 ton MDMB-4en-PINACA (ganja sintetis/tembakau gorila), 25.000 butir ekstasi, 25.000 butir xanax, 40 kilogram bahan baku MDMB-4en-PINACA yang setara dengan 2 ton produk jadi, serta berbagai bahan kimia yang menjadi bahan baku dan bahan penolong untuk pembuatan narkotika.

Bea Cukai dan Polri Bongkar Laboratorium Jaringan Narkotika Tiongkok Terbesar
Salah satu jenis narkotika ditunjukkan saat konfrensi pers terkait pengungkapan kasus clandestine laboratorium narkotika di Malang, Jawa Timur, Selasa (02/07/2024). (katafoto/HO/Bea Cukai)

Pasal yang disangkakan dalam penindakan narkotika ini adalah Pasal 114 ayat (2) sub pasal 113 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (1) pasal 132 ayat 2 Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 yakni Rp13.000.000.000.

Baca Juga

Unik, Warga Desa Pesanggrahan Bayar PBB Pakai Bambu, Hasilnya Fantastis

Cilacap - Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atas...

Healing Jadi Andalan, Daging di Jateng Dipastikan Aman dan Melimpah

Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan produksi daging...

Canggih, UGM Luncurkan Kendaraan Listrik eKarsa Khusus Rumah Sakit

Yogyakarta - Inovasi terus dikembangkan oleh tim peneliti Universitas...

Kementerian PU Ngebut, Bendungan Cijurey dan Cibeet Jadi Kunci Atasi Banjir

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) mempercepat pembangunan...

Harga Cabai Meroket, Pemkab Kubu Raya Gerak Cepat Tekan Inflasi

Kubu Raya - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya terus...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini