32.5 C
Jakarta
Kamis, Agustus 13, 2026
BerandaKATA EKBISPERHUBUNGANLRT Jakarta Tambah Rute Baru, Kelapa Gading–Manggarai Ditargetkan Angkut 80.000 Penumpang

LRT Jakarta Tambah Rute Baru, Kelapa Gading–Manggarai Ditargetkan Angkut 80.000 Penumpang

Jakarta – PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro memperkuat koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan untuk memastikan kesiapan LRT Jakarta rute Kelapa Gading–Manggarai sebelum diresmikan dan mulai beroperasi pada 26 Agustus 2026.

Persiapan tersebut meliputi berbagai tahapan pengujian, mulai dari prasarana dan sarana perkeretaapian, sistem persinyalan, telekomunikasi, kelistrikan, hingga integrasi seluruh sistem operasional.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono mengatakan, pengujian dilakukan secara bertahap dan menyeluruh untuk memastikan seluruh komponen dapat bekerja secara terpadu. Langkah tersebut sekaligus memastikan aspek keselamatan, keandalan, dan kualitas layanan terpenuhi sebelum LRT digunakan masyarakat.

“Proses pengujian sistem dilakukan secara menyeluruh dan mendetail untuk memastikan seluruh fungsi teknis dan keselamatan berjalan optimal sebelum dibuka bagi masyarakat umum,” ujarnya, Kamis (13/8).

Direktur Teknik dan Pengembangan Jakpro Robert Sarjaka mengatakan, koordinasi dengan DJKA telah dilakukan secara intensif sejak tahap pembangunan hingga memasuki proses pengujian dan persiapan operasional.

Menurut dia, aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam pembangunan maupun pengoperasian infrastruktur transportasi publik.

“Bersama DJKA, kami melaksanakan setiap tahapan pengujian secara bertahap dan komprehensif untuk memastikan seluruh sistem siap beroperasi. Proses ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang memenuhi standar keselamatan, keandalan, dan kualitas pelayanan bagi masyarakat,” jelasnya.

Berdasarkan data Jakpro, pembangunan LRT Jakarta koridor Velodrome–Manggarai telah mencapai 97,99 persen hingga minggu keempat Juli 2026.

Robert menjelaskan, pengembangan LRT Jakarta juga sejalan dengan arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk memperkuat sistem transportasi publik sebagai salah satu fondasi Jakarta menuju kota global.

Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mampu menciptakan konektivitas yang lebih baik, meningkatkan kenyamanan warga, serta mendukung sistem mobilitas perkotaan yang berkelanjutan dan produktif.

“Jakpro bersama DJKA akan terus memastikan seluruh tahapan persiapan menuju pengoperasian dilaksanakan secara cermat dan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan keselamatan dan kenyamanan masyarakat sebagai prioritas utama,” ungkapnya.

Saat beroperasi penuh, LRT Jakarta akan melayani lintasan sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun yang menghubungkan Kelapa Gading hingga Manggarai.

Sebelas stasiun tersebut terdiri dari Stasiun Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.

Dari sisi integrasi antarmoda, Stasiun Rawamangun, Pramuka, Matraman, dan Proklamasi terhubung dengan layanan Transjakarta. Sementara Stasiun Manggarai menjadi salah satu titik integrasi penting karena terkoneksi dengan KRL Commuter Line, KA Bandara, dan Transjakarta.

Integrasi tersebut diharapkan semakin memudahkan masyarakat berpindah moda sekaligus memperkuat jaringan transportasi publik di Jakarta.

Dengan beroperasinya lintasan Kelapa Gading–Manggarai, waktu perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai ditargetkan hanya sekitar 28 menit.

Rencana peresmian dan pengoperasian awal pada 26 Agustus 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam pengembangan transportasi publik Jakarta. Jalur baru ini tidak hanya memperluas cakupan layanan LRT Jakarta, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah dan integrasi berbagai moda transportasi.

Robert menambahkan, keberadaan jalur tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan perjalanan yang lebih cepat dan efisien bagi masyarakat. Kondisi itu diharapkan turut mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi publik.

Penambahan jaringan LRT Jakarta juga diproyeksikan meningkatkan jumlah penumpang secara bertahap hingga mencapai 60.000–80.000 orang per hari.

“Peningkatan jumlah pengguna tersebut diharapkan turut berkontribusi terhadap pengurangan penggunaan kendaraan pribadi, kemacetan, serta emisi dari sektor transportasi,” tandasnya.

Baca Juga

Tak Lagi Terbentur Regulasi, Buruh Tani Bakal Bisa Dapat Bantuan Alsintan dari Pemerintah

Gresik - Kementerian Pertanian (Kementan) tengah menyiapkan perubahan regulasi...

Importir Pakan Diduga Main Harga, Ancaman Cabut Izin Impor Mengintai

Surabaya - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan peringatan...

Main Sambil Berkreasi, Spider-Man hingga Ultraman Hadir di Toys Kingdom

Jakarta - Karakter superhero tidak hanya hadir sebagai tontonan,...

Board Game Lokal Punya Peluang Besar, Kemenekraf Siapkan Jalan Masuk Pasar Ritel

Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menyatakan dukungannya terhadap...

BRIN Sebut Kapal Listrik Nelayan Diklaim Pangkas Biaya hingga 70 Persen

Jakarta - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN),...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini