26.7 C
Jakarta
Sabtu, Februari 14, 2026
BerandaKATA BERITAPolisi Gagalkan Penyelundupan Ribuan Satwa Dilindungi Tanpa Dokumen

Polisi Gagalkan Penyelundupan Ribuan Satwa Dilindungi Tanpa Dokumen

Jakarta – Direktorat Kepolisian Perairan Korpolairud Baharkam Polri (Ditpolair) berhasil mengungkap kasus penyelundupan satwa dilindungi di area labuh jangkar (hotspot) di wilayah Perairan Sunda Kelapa, Jakarta Utara. Operasi yang diterima Komandan Kapal Pelatuk (KP)-3013, Iptu Andre Christianto Paeh dari masyarakat pada 5 Agustus 2024, pukul 12.30 WIB berhasil mengamankan satwa dilindungi dari berbagai jenis tanpa dokumen karantina yang sah.

Pengiriman satwa dilindungi menuju perairan Jakarta melalui Pelabuhan Sunda Kelapa menggunakan Kapal KM Bahari 5 yang berlayar dari Ranai Natuna, Kepulauan Riau.

Dalam pemeriksaan, tim patroli mendapati satwa dilindungi yakni, 3 ekor Tupai Jelarang dan 1.250 burung dari berbagai jenis, termasuk Konin, Kolibri, Perkutut, Ciblek, dan Cerucuk, yang tidak dilengkapi dengan dokumen Karantina.

Polisi Gagalkan Penyelundupan Ribuan Satwa Dilindungi Tanpa Dokumen
Ribuan satwa dilindungi berhasil diamankan Direktorat Kepolisian Perairan Korpolairud Baharkam Polri (Ditpolair) di Perairan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, (05/08/2024). (katafoto/HO/Humas Polri)

KP. Pelatuk-3013 juga mengamankan sembilan orang anak buah kapal (ABK) KM. Bahari 5 yang diduga sebagai pemilik satwa tersebut. Kesembilan terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Kantor Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Ini komitmen tegas Korpolairud Baharkam Polri khususnya pada Direktorat Kepolisian Perairan melalui kapal kapal patroli di wilayah Perairan Jakarta terkhusus pada area labuh jangkar (Hotspot) dalam mencegah penyelundupan satwa liar dan perdagangan hewan ilegal,” ujar Iptu Andre dikutip dari keterangan laman humas polri.

Atas perbuatannya para pelaku dikenakan Pasal 88 UU RI No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan serta Pasal 40 UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Iptu Andre berharap penangkapan ini dapat menjadi peringatan keras bagi pelaku penyelundupan satwa lainnya bahwa tindakan mereka tidak akan dibiarkan dan akan ditindak tegas sesuai hukum di Indonesia.

Polisi Gagalkan Penyelundupan Ribuan Satwa Dilindungi Tanpa Dokumen
Direktorat Kepolisian Perairan Korpolairud Baharkam Polri (Ditpolair) menangkap 9 pelaku anak buah kapal (ABK) KM. Bahari 5 yang diduga sebagai pemilik satwa dan dan ribuan satwa dilindungi di Perairan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, (05/08/2024). (katafoto/HO/Humas Polri)

“Kami juga akan terus meningkatkan intensitas patroli bersama sama Kapal Kapal Patroli Polisi BKO Polda Metro dan rutin melaksanakan pemeriksaan di Perairan Jakarta untuk mengurangi tindak pidana dan perdagangan satwa, baik yang dilindungi maupun tidak,” imbuhnya

Selanjutnya, KP. Pelatuk – 3013 berkoordinasi dengan Balai Konsevasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta Utara untuk melaksanakan pelimpahan barang bukti ribuan burung tersebut.

Baca Juga

Perjalanan Jauh Tak Lagi Drama, Destinator Bikin Anak Betah di Kabin

Pada kehidupan keluarga mobil kerap menjadi ruang kedua setelah...

Infrastruktur Rusak, Pemerintah Gerakan 20 Ribu Warga Lewat Padat Karya

Jakarta - Kepala Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

IAI Bongkar Alasan Baja Jadi Material Masa Depan Arsitektur Indonesia

Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) menilai material baja sebagai solusi...

World Economic Forum Soroti Inklusi, DANA Catat 43 Persen Pengguna Unbanked

Jakarta - DANA menegaskan posisinya sebagai representasi industri teknologi...

Petani Mojorembun Raup Rp30 Juta per Hektare, Rahasianya Teknologi Modern

Rembang - Kemajuan teknologi di sektor pertanian membawa dampak...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini