28.4 C
Jakarta
Selasa, Juli 7, 2026
BerandaKATA EKBISUMKMProgram MBG Dorong UMKM dan Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Lokal

Program MBG Dorong UMKM dan Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Lokal

Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menekankan pentingnya peran aktif perempuan dan pelaku UMKM dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan ini disampaikan dalam sambutannya pada Rapat Pimpinan Nasional Perempuan Indonesia Raya (Rapimnas PIRA) pada Sabtu (25/1)

“Program MBG membangun sebuah ekosistem usaha baru bagi anak-anak muda, pengusaha, dan penggiat UMKM di seluruh Indonesia. Program ini diharapkan berdampak strategis dalam menciptakan generasi sehat sekaligus meningkatkan ekonomi lokal,” ujar Maman.

Berdasarkan data Kementerian UMKM, terdapat sekitar 2,9 juta pelaku usaha kuliner di Indonesia, di mana hampir separuhnya, yaitu 49 persen, dikelola oleh perempuan. Selain itu, sebanyak 30.900 UMKM yang bergerak di bidang jasa katering memiliki potensi besar untuk mendukung pelaksanaan MBG.

Maman menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkan target pengadaan 30.000 titik penyedia makanan bergizi di seluruh Indonesia, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Program MBG Dorong UMKM dan Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Lokal
Guru mempersiapkan makanan untuk siswa dalam Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dimulai perdana di SDN Lengkong Wetan 01, Tangerang Selatan, Banten, Senin (06/01/2025) (katafoto/Ali)

“Maka dari itu diperlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk dari PIRA sebagai mitra strategis yang sangat penting untuk mencapai tujuan besar ini,” jelasnya.

Menteri Maman juga menyoroti pentingnya pendampingan usaha serta akses pembiayaan yang lebih mudah bagi pelaku UMKM demi keberlanjutan program. Kementerian UMKM telah bekerja sama dengan 46 bank mitra, termasuk empat bank Himpunan Bank Negara (Himbara), untuk menyediakan skema pendanaan yang mendukung kebutuhan UMKM.

“Dengan syarat mengantongi surat penunjukan dari Badan Gizi Nasional (BGN), bank akan menyediakan pembiayaan awal hingga Rp500 juta untuk membantu UMKM membeli bahan baku,” tambah Maman.

Sebagai langkah konkret, Kementerian UMKM juga meluncurkan sejumlah inisiatif, seperti program business matching, pengoptimalan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di berbagai daerah, dan fasilitasi legalitas usaha bagi UMKM.

“Keberhasilan program ini adalah tanggung jawab kita semua. Oleh karena itu, mari kita semua berkolaborasi, bergandengan tangan, memastikan program MBG ini benar-benar memberikan dampak positif bagi pertumbuhan sektor UMKM dan masyarakat Indonesia,”tutupnya.

Baca Juga

Perbedaan Pendapat Hakim Warnai Vonis Nadiem Makarim, Ini Alasannya

Jakarta - Sidang pembacaan putusan perkara dugaan korupsi pengadaan...

Ekonom Soroti Inflasi Juni 2026, Kelas Menengah Disebut Makin Tertekan

Jakarta - Laju inflasi Indonesia pada Juni 2026 masih...

Viral Isu 60 Ribu Mahasiswa Mundur dari PTN, Mendikti Beri Penjelasan

Jakarta - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek)...

BMKG: El Nino Semakin Kuat Kemarau 2026 Bakal Panjang

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi...

Kerugian Scam Capai Rp7,5 Triliun, Lansia Jadi Sasaran Utama

Jakarta - Ancaman penipuan digital atau scam di Indonesia...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini