30 C
Jakarta
Kamis, November 5, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHModus SPBU Curang di Sukabumi Terbongkar, Kerugian Masyarakat Capai Rp1,4 Miliar

Modus SPBU Curang di Sukabumi Terbongkar, Kerugian Masyarakat Capai Rp1,4 Miliar

Sukabumi – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus kecurangan di sebuah SPBU yang berlokasi di Sukabumi, Jawa Barat. Dalam kasus ini, pemilik PT PDM selaku pengelola SPBU, Rudi, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Brigjen Pol Nunung Syaifuddin, selaku Dirtipidter Bareskrim Polri, mengungkapkan bahwa penyelidikan bermula dari laporan masyarakat. Setelah menerima laporan, tim penyidik bersama Kementerian Perdagangan dan Pertamina Patra Niaga melakukan pemeriksaan lapangan.

“Pada Kamis, (09/01), sekitar pukul 14.00, tim penyelidik Subdit 1 Ditreskrimsus bersama Direktorat Metrologi Ditjen PKTN Kementerian Perdagangan dan PT Pertamina Patra Niaga mendatangi SPBU untuk melakukan pengecekan terhadap kebenaran pompa ukur di SPBU tersebut,” jelasnya pada Rabu (19/2)

Modus SPBU Curang di Sukabumi Terbongkar, Kerugian Masyarakat Capai Rp1,4 Miliar
Menteri Perdagangan Budi Santoso didampingi Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Nunung Syaifuddin, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri dan jajaran PT Pertamina Patra Niaga melihat alat pompa ukur BBM di SPBU Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (19/02/2025) (katafoto/HO/Humas Polri)

Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan bukti awal yang cukup sehingga kasus ini ditingkatkan ke tahap penyidikan. Berdasarkan hasil penyelidikan, Rudi ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik juga telah memeriksa empat saksi yang terdiri dari dua pegawai SPBU, seorang ahli, dan perwakilan manajemen perusahaan pengelola SPBU.

Menurut Brigjen Pol Nunung, SPBU tersebut menggunakan pompa merek Tatsuno keluaran tahun 2005 yang melayani berbagai jenis BBM, seperti Bio Solar, Pertalite, dan Pertamax untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Selain itu, ditemukan dugaan pemasangan komponen tambahan berupa PCB atau unit printer sirkuit dengan trafo pengatur arus listrik.

“Alat tambahan tersebut dipasang dan disembunyikan di dalam kolom kompartemen kosong antara kompartemen pompa dan kompartemen alat ukur BBM,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa alat ilegal ini dipasang pada dispenser BBM dengan tujuan memanipulasi takaran BBM yang diberikan kepada konsumen. Akibatnya, masyarakat mengalami kerugian yang signifikan.

“Pemilik SPBU diduga menyebabkan kerugian masyarakat hingga Rp1,4 miliar per tahun,” ungkapnya.

Modus SPBU Curang di Sukabumi Terbongkar, Kerugian Masyarakat Capai Rp1,4 Miliar
Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri memasang garis polisi di salah satu SPBU Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (19/02/2025) (katafoto/HO/Humas Polri)

Sebagai konsekuensi hukum, tersangka dijerat Pasal 27 junto Pasal 32 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal. Ancaman pidana yang dapat dijatuhkan adalah satu tahun penjara dan denda maksimal Rp1 juta. Namun, mengingat besarnya kerugian yang ditimbulkan, penyidik juga mempertimbangkan penerapan pasal terkait Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso memberikan apresiasi terhadap tindakan tegas yang diambil oleh Polri. Ia menyoroti temuan adanya empat pompa dispenser yang dimodifikasi sehingga menyebabkan kerugian bagi masyarakat.

“Setiap pengisian 20 liter BBM, terjadi pengurangan sekitar 600 ml atau sekitar 3%. Hal ini membuat takaran BBM berkurang, sehingga merugikan konsumen,” ujar Menteri Perdagangan.

Baca Juga

Miris! Keluarga Miskin Lebih Banyak Belanja Rokok daripada Telur dan Susu

katafoto, Yogyakarta - Kebiasaan merokok di tengah keterbatasan ekonomi...

Bagaimana Jakarta Berubah Sejak 1965? Fauzi Bowo Rangkum dalam Buku Terbaru

katafoto, Tangerang Selatan - Perjalanan panjang pembangunan dan penataan...

Rumah Kontrakan Bisa Direnovasi Pakai Bantuan Pemerintah, Ini Syaratnya

katafoto, Jakarta - Pemerintah membuka peluang bagi masyarakat berpenghasilan...

Bukan Sekadar Tempat Makan, Langit Nusantara Tawarkan Sensasi Kuliner di Tepi Danau

katafoto, Jakarta - Menikmati aneka hidangan khas Indonesia kini...

BPJS Kesehatan Catat 38 Ribu Kasus Stroke pada Peserta JKN Usia Muda

katafoto, Jakarta - Stroke kini menjadi ancaman kesehatan yang...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini