33.9 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALSekolah Rakyat Siap Berjalan, Pemerintah Siapkan Guru dan Infrastruktur

Sekolah Rakyat Siap Berjalan, Pemerintah Siapkan Guru dan Infrastruktur

Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan bahwa terdapat beberapa opsi terkait tenaga pengajar di Sekolah Rakyat. Opsi tersebut mencakup guru yang ditugaskan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) serta guru yang telah memiliki sertifikasi pendidikan profesi.

“Kami masih memfinalisasi dua opsi ini,” ujar Gus Ipul di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/3). Ia menjelaskan bahwa proses perencanaan perekrutan guru serta penyusunan kurikulum Sekolah Rakyat saat ini telah mencapai tahap akhir, dengan Satgas yang diketuai oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen).

“Kurikulumnya sudah cukup matang dan dipimpin langsung oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah,” tambahnya. Ia juga memastikan bahwa pengelolaan Sekolah Rakyat tidak akan menimbulkan kesenjangan dengan sekolah lainnya, mengingat program ini melibatkan kerja sama lintas kementerian.

“Pelaksanaannya melibatkan Kementerian Pendidikan Tinggi serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ini adalah sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah dengan sistem kerja sama antar kementerian,” jelasnya.

Saat ini, sebanyak 53 Sekolah Rakyat telah siap beroperasi untuk tahun ajaran 2025-2026. Sementara itu, sebanyak 82 Sekolah Rakyat lainnya masih dalam tahap asesmen terkait kondisi bangunan dan lahan. Pemerintah daerah juga telah mengusulkan sekitar 200 titik lokasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

“Saat ini, ada 82 sekolah yang sedang dalam proses asesmen oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU),” lanjutnya.

Dalam pembangunan Sekolah Rakyat, pemerintah tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tetapi juga melibatkan sektor swasta untuk mendukung penyediaan sarana dan prasarana.

“PU yang akan membangun infrastruktur sekolah, bukan Kementerian Sosial,” tegas Gus Ipul.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah masih menghitung estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk operasional Sekolah Rakyat. Perhitungan ini nantinya akan disesuaikan dengan biaya per siswa di setiap jenjang pendidikan.

“Biaya per siswa sedang dihitung dan akan kami sampaikan nanti,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul menyebut bahwa setiap daerah akan memiliki indeks anggaran yang berbeda, menyesuaikan dengan jenjang pendidikan yang tersedia.

“Biaya operasional untuk SMA, SMP, dan SD tentu berbeda, karena masing-masing daerah memiliki indeks kebutuhan yang beragam,” pungkasnya.

Baca Juga

Kemenpora Pangkas 191 Aturan Jadi 4, Siap Ubah Wajah Olahraga Nasional

Jakarta - Pemerintah mulai menjajal pendekatan deregulasi besar-besaran di...

Saat Industri Melemah, SIG Malah Tumbuh! Ini Kuncinya

Jakarta - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengambil...

Bikin Gemas, Fashion Show Anak PAUD Warnai Peringatan Hari Kartini

Tangerang Selatan - Peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap...

Tarif AS Naik dan Konflik Memanas, Mengapa Indonesia Justru Diuntungkan?

Ketegangan geopolitik global kembali memanas, dipicu oleh meningkatnya hubungan...

BYD Sealion 05 Meluncur, SUV Canggih dengan Jarak Tempuh 305 Km

Crossover kompak energi baru BYD Sealion 05 resmi meluncur...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini