27.6 C
Jakarta
Senin, Juli 13, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALDPR Minta Maaf ke Masyarakat, Janji Lakukan Reformasi Besar-Besaran

DPR Minta Maaf ke Masyarakat, Janji Lakukan Reformasi Besar-Besaran

Jakarta – Pimpinan DPR RI menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai kekurangan dan kesalahan dalam menjalankan tugas serta fungsi perwakilan rakyat. Permintaan maaf ini muncul setelah aksi mahasiswa beberapa waktu lalu menimbulkan korban jiwa.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa momen ini akan dijadikan sebagai bahan evaluasi sekaligus langkah awal reformasi lembaga parlemen ke depan agar lebih mampu mewakili aspirasi rakyat.

“Permintaan maaf tidak cukup tanpa adanya evaluasi dan perbaikan menyeluruh,” ujar Dasco saat pertemuan Pimpinan DPR dengan perwakilan mahasiswa di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (3/9).

Proses reformasi DPR, kata Dasco, akan dipimpin langsung oleh Ketua DPR RI, Puan Maharani. Tujuannya adalah menghadirkan DPR yang lebih transparan, akuntabel, dan dapat dipercaya publik.

Selain evaluasi internal, DPR juga menekankan perlunya kerja sama erat dengan pemerintah untuk menuntaskan sejumlah isu strategis. Beberapa agenda yang menjadi perhatian, antara lain pembentukan tim investigasi terkait kerusuhan serta perumusan kebijakan fiskal. Pertemuan dengan pihak eksekutif pun sudah dijadwalkan guna memastikan langkah-langkah tersebut segera berjalan.

“Sekali lagi kami menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan kami. Evaluasi dan perbaikan akan dilakukan demi menghadirkan DPR yang lebih akuntabel,” tutur Dasco dari Fraksi Gerindra.

Sebagai bagian dari upaya pembenahan, DPR juga memastikan adanya evaluasi tunjangan anggota dewan. Beberapa tunjangan mulai dihentikan sejak 31 Agustus 2025. Selain itu, DPR memutuskan untuk menghentikan sementara perjalanan dinas luar negeri dan melakukan efisiensi kunjungan kerja dalam negeri.

DPR juga membuka ruang partisipasi publik dalam proses reformasi, baik dari kalangan mahasiswa maupun organisasi masyarakat sipil. “Kritik dan masukan masyarakat adalah bagian penting dari reformasi DPR. Kami akan memastikan aspirasi publik dapat tersampaikan melalui berbagai mekanisme resmi,” pungkasnya.

Baca Juga

Shelter Grab Thamrin-Bundaran HI Resmi Beroperasi 24 Jam

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Shelter...

Waspada, BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Wilayah Pesisir

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan...

Mengapa Ekonomi Tumbuh tetapi Pengangguran Masih Mengintai? Ini Analisis Ekonom

Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang konsisten berada di...

Keren, Puluhan Ton Sampah di Menteng Atas Jadi Bahan Bakar Alternatif

Jakarta - Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS...

Kasus HIV/AIDS di Bolmut Capai 36 Orang, Tiga Penderita Dilaporkan Meninggal

Sulawesi Utara - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini