34.7 C
Jakarta
Kamis, November 5, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPKESEHATANKasus ISPA di Jakarta Tembus 1,9 Juta, Begini Cara Pencegahannya

Kasus ISPA di Jakarta Tembus 1,9 Juta, Begini Cara Pencegahannya

Jakarta – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di DKI Jakarta menunjukkan tren peningkatan signifikan. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, hingga Oktober 2025 tercatat 1.966.308 kasus ISPA, dengan lonjakan mulai terdeteksi sejak Juli lalu.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, mengungkapkan bahwa ISPA saat ini menjadi penyakit dengan jumlah kunjungan tertinggi di puskesmas. Penularan penyakit ini, kata Ani, sangat mudah terjadi melalui percikan droplet dan partikel aerosol di udara.

“Peningkatan kasus ISPA bukan hanya disebabkan oleh polusi udara, tetapi juga dipengaruhi oleh fenomena musim kemarau basah yang terjadi tahun ini,” ujar Ani dikutip dari laman berita jakarta pada Kamis (16/10).

Kondisi tersebut, lanjutnya, berdampak pada penurunan daya tahan tubuh serta meningkatnya jumlah agen biologis penyebab infeksi di lingkungan masyarakat.

Ani menjelaskan, gejala ISPA umumnya meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam. Dalam beberapa kasus, penderita juga mengalami hidung tersumbat, sakit kepala, nyeri otot, kelelahan, bersin, hingga suara serak.

“Pada kondisi yang lebih berat, penderita bisa mengalami sesak napas dan perlu mendapatkan penanganan medis segera,” jelasnya.

Untuk menekan penyebaran ISPA, Dinkes DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari.

Langkah sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, memakai masker di tempat umum, menghindari kerumunan, serta menerapkan etika batuk dan bersin dinilai efektif mencegah penularan penyakit pernapasan.

Selain itu, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala batuk atau pilek, serta menghindari paparan asap rokok dan membatasi aktivitas saat kondisi tubuh tidak fit.

Ani juga menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh melalui pola makan bergizi, istirahat cukup, olahraga rutin, dan pengelolaan stres.

“Dengan kedisiplinan dalam menerapkan PHBS, penyebaran ISPA dan penyakit pernapasan lainnya dapat ditekan secara signifikan,” tutup Ani.

Baca Juga

Dugaan Penyadapan Pejabat Negara Memanas, Pengamat Ingatkan Aparat Tetap Netral

katafoto, Jakarta - Penanganan dugaan kasus penyadapan yang menyeret...

Miris! Keluarga Miskin Lebih Banyak Belanja Rokok daripada Telur dan Susu

katafoto, Yogyakarta - Kebiasaan merokok di tengah keterbatasan ekonomi...

Jangan Lewatkan, DANA Siapkan Hadiah Miliaran Rupiah di Pesta Belanja 11.11

katafoto, Jakarta - Berburu diskon saat pesta belanja tanggal...

Terekam Kamera Jebak, Anak Badak Jawa Lahir Lagi di Ujung Kulon

katafoto, Banten - Populasi Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) di...

InJourney Airports Siapkan Kejutan Nataru, Tiket Pesawat Bisa Lebih Murah

katafoto, Jakarta - Masyarakat yang berencana bepergian menggunakan pesawat...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini