30.4 C
Jakarta
Senin, Juni 8, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHTNI Kerahkan 2.000 Personel Buka Akses dan Salurkan Logistik di Sumbar

TNI Kerahkan 2.000 Personel Buka Akses dan Salurkan Logistik di Sumbar

Padang – Inspektorat Kodam XX/TIB, Heri Susanto, menyampaikan bahwa TNI bersama lembaga pemerintah terus mempercepat penanganan bencana di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar). Memasuki hari kelima setelah bencana, seluruh instansi masih bergerak di lapangan untuk pemulihan, pencarian korban, serta percepatan distribusi bantuan.

Heri menjelaskan bahwa operasi pencarian dilakukan secara terpadu oleh Basarnas, BNPB, TNI, dan Polri di sejumlah lokasi terdampak. Ia menegaskan bahwa masa tanggap darurat baru akan ditutup setelah pemerintah memastikan seluruh proses pencarian selesai.

“Kami tetap melakukan pencarian hingga batas waktu yang ditentukan pemerintah. Saat ini semua unsur fokus pada evakuasi korban, pemulihan fasilitas umum, dan percepatan logistik,” ujar Heri dalam konferensi pers di Media Center Penanganan Bencana Sumbar Kemkomdigi, Kota Padang, Selasa (2/12).

Ia menambahkan, pembukaan akses menjadi prioritas karena beberapa wilayah masih terisolasi oleh longsor dan kerusakan infrastruktur. Koordinasi intensif dilakukan melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar untuk memastikan setiap kendala dapat ditangani secara terpadu.

“Pemulihan akses dan percepatan distribusi bantuan sangat krusial. Pemerintah daerah, TNI, dan sektor swasta harus bergerak bersama agar wilayah yang terputus dapat segera tersambung kembali,” kata Heri.

Dalam proses darurat ini, TNI melaporkan tiga personelnya gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan. Meski menghadapi medan berat, seluruh prajurit tetap bekerja dengan memperhatikan keselamatan.

Kodam XX/TIB mengerahkan sekitar 2.000 personel, terdiri dari Babinsa, satuan bantuan (balak), dan berbagai unsur pendukung untuk mempercepat pemulihan. Selain itu, tujuh dapur lapangan telah beroperasi untuk memenuhi kebutuhan makanan pengungsi dan relawan.

Pemprov Sumbar sebelumnya melaporkan bahwa beberapa wilayah seperti Kota Padang Panjang dan Kota Pariaman telah mengalami perkembangan signifikan. Banyak pengungsi di dua daerah tersebut mulai kembali ke rumah masing-masing.

Namun, wilayah selatan Sumbar, termasuk Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, serta sejumlah titik di Kota Padang, masih memerlukan perhatian ekstra karena medan sulit dan luasnya dampak bencana.

Tim gabungan terus membuka jalur yang tertutup, menyalurkan logistik, serta melanjutkan pencarian korban di area yang paling terdampak.

Baca Juga

Data Geospasial Dinilai Jadi Kunci Penyelesaian Sengketa Lahan Pasuruan

Jakarta - Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Bina Adwil)...

Prabowo Beri Peringatan Tegas, Semua Pejabat Diminta Segera Benahi Diri

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto terus mengingatkan seluruh pejabat...

Ratusan Rakit Tambang Emas Ilegal Dimusnahkan, Pelaku Kabur Saat Razia

Riau - Petugas gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian,...

Prasetyo Hadi Buka Suara soal Rumor Pergantian Menkeu dan Gubernur BI

Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan...

Mercedes-Benz GLC EV Mengaspal, Teknologi AI hingga Dolby Atmos Jadi Andalan

Mercedes-Benz resmi membuka pemesanan awal untuk SUV listrik terbarunya,...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini