Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen menambah jumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di berbagai wilayah ibu kota. Langkah ini dilakukan untuk memperluas ketersediaan ruang bermain yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak-anak.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, hingga saat ini sebanyak 324 RPTRA telah dibangun kembali. Selanjutnya, pengembangan RPTRA akan mengusung konsep yang lebih fleksibel dengan memanfaatkan lahan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) yang tersedia.
Menurut Pramono, pembangunan RPTRA tidak harus selalu dilakukan dalam skala besar. Selama terdapat lahan fasos maupun fasum yang memenuhi syarat, pemerintah akan mengoptimalkannya menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Kalau ada fasos-fasum yang bisa dibuat menjadi RPTRA, saya mendorong untuk segera dilakukan,” kata Pramono, Senin (20/7).
Ia menegaskan, penambahan RPTRA menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI menghadirkan lebih banyak ruang terbuka hijau yang aman, nyaman, dan mudah diakses oleh masyarakat.
“Karena bagi saya, Jakarta ingin ruang bermainnya lebih banyak, lebih hijau, lebih nyaman, lebih aman, dan bisa dimanfaatkan oleh siapa pun,” ujar Pramono.

