28.7 C
Jakarta
Selasa, April 28, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALJemaah Tak Perlu Jalan Kaki, Bus Shalawat Beroperasi 24 Jam Penuh

Jemaah Tak Perlu Jalan Kaki, Bus Shalawat Beroperasi 24 Jam Penuh

Makkah – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan seluruh jemaah Indonesia akan mendapatkan layanan bus Shalawat yang beroperasi penuh selama 24 jam di Makkah. Fasilitas transportasi ini disiapkan secara merata dengan cakupan 21 rute yang tersebar di lima kawasan utama pemondokan jemaah.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah Indonesia untuk memudahkan mobilitas jemaah selama beribadah. Layanan bus tetap diberikan, termasuk bagi jemaah yang lokasi penginapannya berada dalam radius kurang dari dua kilometer dari Masjidil Haram.

“Sesuai ketentuan Kerajaan Arab Saudi, jemaah yang jaraknya 2.000 meter itu wajib diberikan transportasi, namun pemerintah Indonesia memberikan kebijakan seluruh akomodasi diberikan transportasi,” ujar Syarif Rahman, Kepala Bidang Layanan Transportasi PPIH Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M, saat ditemui di Kantor Daerah Kerja Makkah, Minggu (27/4).

Untuk mendukung layanan tersebut, disiapkan sebanyak 452 unit bus kota yang beroperasi dengan sistem shift selama 24 jam. Seluruh armada yang digunakan juga telah memenuhi standar kelayakan, dengan batas usia operasional maksimal lima tahun.

Pengaturan jadwal keberangkatan bus disesuaikan dengan pola pergerakan jemaah setiap harinya. Pada waktu-waktu mendekati salat fardu, jumlah armada yang siaga di halte sekitar hotel akan ditambah guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

“Bus-bus itu beroperasi dari jam 00.00 sampai jam 00.00 kembali, jadi satuannya adalah hari, bukan putaran,” jelas Syarif.

Adapun rute perjalanan menuju Masjidil Haram akan diarahkan ke tiga terminal utama, yakni Terminal Jiad (Ajyad), Jabal Ka’bah, dan Syib Amir. Penentuan titik akhir ini disesuaikan dengan wilayah asal jemaah untuk mengurai kepadatan lalu lintas di sekitar area ibadah.

Layanan bus Shalawat ini dijadwalkan mulai beroperasi sejak kedatangan kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia di Makkah pada 30 April 2026, hingga pemulangan kloter terakhir ke Tanah Air. Pemerintah berharap seluruh jemaah dapat memanfaatkan fasilitas ini secara tertib dan optimal.

Baca Juga

Keren, 5 Prodi Fikes UIN Jakarta Raih Akreditasi Internasional hingga 2030

Jakarta - Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UIN Syarif Hidayatullah...

Klinik Estetika Rasa Hotel Bintang 6 Resmi Buka di Jakarta

Jakarta - Mimi Aesthetic & Wellness hadir bukan sekadar...

Setahun XLSMART, Pendapatan Melonjak 23 Persen, 73 Juta Pelanggan Terlayani

Jakarta - Memasuki usia satu tahun, PT XLSMART Telecom...

Insiden Tabarakan Kereta, Green SM Pastikan Keselamatan Jadi Prioritas

Jakarta – Perusahaan taksi listrik Green SM Indonesia mengeluarkan...

Polisi dan TNI Kompak, Tambang Emas Ilegal di Hulu Kuantan Disikat

Hulu Kuantan - Upaya penegakan hukum terhadap aktivitas Penambangan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini