30.6 C
Jakarta
Rabu, Mei 13, 2026
BerandaKATA EKBISKEUANGANRatusan Ribu Uang Rupiah Palsu Dimusnahkan, Nilainya Bikin Kaget

Ratusan Ribu Uang Rupiah Palsu Dimusnahkan, Nilainya Bikin Kaget

Jakarta – Bank Indonesia (BI) bersama Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri dan unsur Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal) berhasil memberantas peredaran uang Rupiah palsu di Indonesia. Pemberantasan peredaran uang Rupiah palsu merupakan implementasi amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. 

Pemusnahan uang Rupiah palsu yang digelar di kantor BI, Jakarta, Selasa (13/5) dihadiri Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, bersama jajaran pimpinan Badan Reserse Kriminal Polri dan unsur Botasupal yang terdiri dari Badan Intelijen Negara, Kepolisian, Kejaksaan Agung, serta Kementerian Keuangan. 

“Uang Rupiah palsu yang dimusnahkan tersebut berjumlah 466.535 lembar, yang berasal dari laporan masyarakat, perbankan, Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR), dan hasil pengolahan setoran bank kepada Bank Indonesia secara nasional selama periode 2017 hingga November 2025,” ujar Ricky.

Ia menjelaskan, BI melakukan klarifikasi terhadap uang Rupiah yang diragukan keasliannya melalui pemeriksaan tenaga ahli maupun uji laboratorium. Berdasarkan hasil penelitian BI, kualitas uang palsu yang beredar selama ini relatif rendah sehingga masyarakat dinilai dapat mengenalinya dengan mudah melalui metode 3D, yakni dilihat, diraba, dan diterawang.

Pemusnahan uang palsu dilakukan menggunakan mesin racik menjadi potongan kertas berukuran sangat kecil sehingga tidak lagi menyerupai uang asli. Proses pemusnahan juga dilaksanakan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Bareskrim Polri yang diwakili Wakabareskrim, Nunung Syaifuddin, menegaskan peredaran uang palsu berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi sekaligus menurunkan kepercayaan publik terhadap mata uang Rupiah.

“Oleh karena itu, sinergi antara Kepolisian, BI, Botasupal serta seluruh unsur terkait sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanganannya,” kata Nunung.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih teliti saat menerima uang tunai. Jika menemukan uang yang dicurigai palsu, masyarakat diminta segera melapor kepada pihak kepolisian atau meminta klarifikasi langsung kepada BI.

Pimpinan Botasupal yang diwakili Sekretaris Umum Botasupal, Mulyono, menyampaikan berbagai strategi terus dilakukan guna menekan peredaran uang palsu dan melindungi masyarakat dari tindak kejahatan tersebut.

“Berbagai strategi dan upaya dilakukan oleh Botasupal untuk menekan peredaran uang Rupiah dan menjaga masyarakat dari kejahatan uang palsu. Upaya pemberantasan Rupiah palsu dilakukan secara aktif melalui rangkaian strategi komprehensif yang terkoordinasi, terintegrasi dan disinkronisasikan serta dijalankan oleh setiap unsur Botasupal sesuai peran dan kewenangannya masing-masing,” ujar Mulyono.

Ia menambahkan, implementasi tugas dan kewenangan Botasupal diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 123 Tahun 2012 tentang Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu.

Berdasarkan data BI, tren temuan uang palsu terus mengalami penurunan. Pada 2023, jumlah uang palsu tercatat sebesar 5 ppm (piece per million) atau lima lembar dalam setiap satu juta uang beredar. Angka tersebut turun menjadi 4 ppm pada periode 2024 hingga 2025 dan diperkirakan terus menurun.

Penurunan itu dinilai sejalan dengan peningkatan kualitas uang Rupiah, baik dari sisi bahan baku, teknologi cetak, maupun unsur pengaman yang semakin modern sehingga lebih mudah dikenali masyarakat dan semakin sulit dipalsukan.

Baca Juga

Keamanan Desa Diperketat, Lumajang Siapkan Pemasangan CCTV di 825 Dusun

Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mempercepat pemasangan kamera...

Hati-Hati! Penipu Gunakan Logo Kemenag dan SIMKAH untuk Kelabui Calon Pengantin

Jakarta - Penipuan pendaftaran nikah yang mengatasnamakan Kantor Urusan...

Dana Nasabah Perbankan Naik Tajam, Simpanan di Atas Rp5 Miliar Melonjak

Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat simpanan masyarakat...

Akuisisi Rumah Sakit Bisa Terjadi Kapan Saja, Ini Strategi Siloam

Tangerang - PT Siloam International Hospitals Tbk membuka peluang...

Ribuan Benih Ikan Laut Dibagikan untuk Tingkatkan Produktivitas Nelayan

Jakarta - Hingga saat ini, Pusat Budidaya dan Konservasi...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini