Jakarta – Sebanyak 6.252 wisatawan domestik dan mancanegara memadati kawasan Kepulauan Seribu selama libur panjang pekan ini. Ribuan pelancong tersebut berangkat menuju pulau-pulau wisata melalui sejumlah dermaga utama dari wilayah daratan Jakarta.
Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan mengatakan, akses yang mudah dijangkau dari Jakarta membuat Kepulauan Seribu tetap menjadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi waktu liburan.
“Kepulauan Seribu masih menjadi pilihan utama wisatawan untuk menikmati momen libur. Data kami mencatat ada 6.252 wisatawan kemarin,” ujarnya, Jumat (15/5).
Sonti menjelaskan, para wisatawan diberangkatkan melalui tiga titik keberangkatan utama. Sebanyak 3.712 wisatawan bertolak dari Dermaga Muara Angke, kemudian 1.594 wisatawan melalui Dermaga Baywalk, dan 946 wisatawan lainnya berangkat dari Dermaga Tanjung Pasir.
Menurutnya, jumlah kunjungan diperkirakan terus mengalami peningkatan hingga akhir pekan seiring masih berlangsungnya periode libur panjang.
“Kunjungan ini kami perkirakan akan terus bertambah hingga mencapai puncaknya pada akhir pekan nanti,” terangnya dikutip dari laman berita jakarta.
Sementara itu, Lurah Pulau Harapan, Muhammad Nuralim menyampaikan tingginya antusiasme wisatawan yang datang ke wilayahnya pada hari pertama libur panjang. Hingga Kamis (14/5) sore, tercatat sebanyak 1.425 wisatawan telah tiba di Pulau Harapan.
“Kedatangan mereka diangkut menggunakan 11 kapal motor, baik kapal cepat maupun kapal tradisional,” ungkapnya.
Ia merinci sejumlah kapal yang digunakan untuk mengangkut wisatawan, di antaranya KM Kelapa Indah, KM Ksatria, KM Merpati Express, KM Aquarius One, dan KM Sena 01.
Muhammad Nuralim menambahkan, pihak kelurahan terus melakukan koordinasi dengan petugas di lapangan guna memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan selama berlibur di Pulau Harapan. Pos pengamanan juga telah disiagakan di area dekat dermaga.
“Kami terus berkoordinasi dengan petugas di lapangan. Sejauh ini kondisi terpantau aman, tertib, dan kondusif,” imbuhnya.
Ia menilai tingginya kunjungan wisatawan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal, mulai dari sektor transportasi, penginapan, akomodasi, hingga usaha kuliner di Pulau Harapan dan sekitarnya.
“Saya berharap kunjungan wisatawan terus meningkat sehingga pariwisata Pulau Harapan semakin dikenal luas,” tandasnya.

