30 C
Jakarta
Selasa, Mei 26, 2026
BerandaKATA EKBISAGRIBISNISUsai Diblokir Ekspor Udang Indonesia ke Arab Saudi Resmi Dibuka

Usai Diblokir Ekspor Udang Indonesia ke Arab Saudi Resmi Dibuka

Jakarta – Indonesia kembali memperoleh akses ekspor udang dan produk olahan udang ke Arab Saudi setelah otoritas pangan dan obat setempat, Saudi Food and Drug Authority (SFDA), menyetujui pembukaan kembali izin impor dari Indonesia. Keputusan itu resmi diterbitkan pada Minggu (24/5).

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menyambut positif keputusan tersebut. Ia mendorong para pelaku usaha perikanan, khususnya eksportir udang dan produk turunannya, untuk memanfaatkan peluang pasar Arab Saudi secara maksimal.

“Keputusan SFDA yang membuka kembali izin ekspor udang dan produk udang dari Indonesia merupakan kabar baik. Dengan terbukanya peluang tersebut, kami mengajak eksportir udang dan produk udang untuk kembali menggencarkan ekspor ke Arab Saudi. Kami harap, kesempatan ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin,” kata Mendag Busan.

Sebelumnya, ekspor udang Indonesia ke Arab Saudi sempat terhenti selama sekitar delapan bulan sejak 7 September 2025. Penghentian itu dipicu isu dugaan kontaminasi Sesium 137 pada produk udang asal Indonesia yang menyebabkan SFDA menangguhkan izin empat eksportir nasional.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, menjelaskan pemerintah Indonesia langsung melakukan komunikasi dan dialog dengan SFDA untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

Menurut Puntodewi, Indonesia juga menyerahkan berbagai laporan dan dokumen pendukung guna memastikan keamanan produk udang nasional sebagai dasar pertimbangan pencabutan pembatasan impor oleh Arab Saudi.

“Kini, berdasarkan keputusan terbaru SFDA, izin keempat eksportir tersebut telah kembali aktif,” kata Puntodewi.

Saat ini, tercatat sebanyak 63 perusahaan produk ikan dan 18 perusahaan produk olahan ikan Indonesia telah terdaftar di SFDA. Seluruh perusahaan tersebut kembali diizinkan mengekspor produknya ke Arab Saudi dengan mengikuti prosedur sertifikasi bebas Sesium 137 yang sebelumnya juga diterapkan untuk ekspor ke Amerika Serikat.

Baca Juga

Tak Perlu ke Kota Besar, Pasang Ring Jantung di RSUD Rembang Bisa Pakai BPJS

Rembang - Layanan pemasangan ring jantung atau kateterisasi jantung...

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pariwisata Jadi Mesin Baru Penggerak Nasional

Jakarta - Kinerja ekonomi nasional pada Triwulan I-2026 mencatat...

Catat Tanggalnya, Gaji ke-13 Pensiunan ASN Mulai Masuk Awal Juni

Jakarta - Pencairan gaji ke-13 bagi pensiunan Aparatur Sipil...

Ribuan CCTV dan Lampu Penerangan Dipasang hingga Pelosok Dusun di Lumajang

Lumajang - Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat sistem keamanan...

Fenomena Rashdul Kiblat Kembali Terjadi, Begini Cara Menentukan Arah Kiblat

Jakarta - Fenomena astronomi Rashdul Kiblat atau yang dikenal...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini