29.5 C
Jakarta
Rabu, Juni 3, 2026
BerandaKATA BERITASENI BUDAYAMusikal Senja Teduh Pelita Hadirkan Petualangan Menegangkan di Dunia Masa Depan

Musikal Senja Teduh Pelita Hadirkan Petualangan Menegangkan di Dunia Masa Depan

Jakarta – Musikal bertema masa depan bumi yang penuh tantangan akan hadir di panggung seni Jakarta melalui Musikal Senja Teduh Pelita. Pertunjukan terbaru dari Jakarta Movin yang berkolaborasi dengan MALIQ & D’Essentials serta didukung Indonesia Kaya ini dijadwalkan tampil pada 3-12 Juli 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.

Musikal ini mengangkat kisah tentang dunia yang kehilangan keseimbangannya akibat keserakahan manusia dan berbagai krisis yang tak kunjung berakhir. Perubahan iklim, eksploitasi sumber daya, pandemi, hingga peperangan menyebabkan peradaban runtuh secara perlahan. Dalam kondisi tersebut, seluruh orang dewasa tiba-tiba menghilang dan meninggalkan anak-anak sebagai satu-satunya generasi yang tersisa untuk menjaga keberlangsungan kehidupan.

Tanpa arahan dan perlindungan, mereka harus bertahan hidup sekaligus membangun masa depan yang lebih baik dari warisan generasi sebelumnya. Cerita ini menghadirkan pesan tentang harapan, keberanian, dan kesempatan kedua bagi bumi.

Program Manager Indonesia Kaya, Billy Gamaliel, menilai Jakarta Movin terus menunjukkan perkembangan yang konsisten dalam menghadirkan karya seni pertunjukan berkualitas.

“Jakarta Movin telah menunjukkan konsistensi yang luar biasa dalam menghadirkan karya seni pertunjukan, khususnya musikal, dengan kualitas yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Melalui Musikal Senja Teduh Pelita, kami melihat bagaimana sebuah cerita yang unik dan relevan dengan tantangan masa depan dapat dikemas menjadi pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi dan mengajak penonton berefleksi. Mengadaptasi lagu-lagu MALIQ & D’Essentials yang kaya akan pesan tentang kehidupan, harapan, dan kemanusiaan, pertunjukan ini menghadirkan pengalaman yang dekat dengan berbagai generasi penonton. Kami bangga dapat mendukung karya yang lahir dari kolektif seni pertunjukan yang secara konsisten membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat, belajar, dan berkarya. Upaya seperti ini sangat penting untuk mendorong semakin banyak talenta muda berpartisipasi dalam dunia seni pertunjukan, sehingga ekosistem seni pertunjukan Indonesia dapat terus tumbuh, berkelanjutan, dan melahirkan karya-karya berkualitas di masa depan,” ujar Billy.

Musikal Senja Teduh Pelita merupakan pertunjukan musikal bergenre science fiction futuristik yang diadaptasi dari lagu-lagu MALIQ & D’Essentials. Perpaduan musik, teater, dan pesan reflektif mengenai masa depan bumi menjadi kekuatan utama pertunjukan ini.

Cerita berpusat pada Arah, seorang anak yang diperankan oleh Alf Elijah Sigarlaki dan Daria Lakshmi Algamar. Di tengah dunia yang hampir kehilangan harapan, Arah membentuk Pasukan Pelita, sebuah kelompok beranggotakan sembilan anak dengan kemampuan unik.

Kelompok tersebut terdiri atas Kala (Xandrea Abigail Tabythaputri dan Clioichi Junio Eigo), ahli sejarah dunia; Volta (Sahlendra Syarief), yang menguasai listrik dan mekanika; Lanit (Mavisha Reakana), pembaca bintang; Hara (Emily Olivia), ahli tumbuhan; Palu (Nayaka Maleakhi), pembangun andal; Raga (Nadindra Gynta), pemanjat ulung; Binbin (J. Rizhan), yang memahami perilaku hewan; serta Lagu (Annabella Farizky), sosok yang memiliki kepekaan terhadap musik dan suara.

Bersama-sama, mereka menjalani perjalanan untuk menemukan harapan baru dan masa depan yang lebih baik bagi dunia.

Produser sekaligus sutradara Musikal Senja Teduh Pelita, Nuya Susantono, menjelaskan bahwa karakter Arah dan Kala akan dimainkan oleh dua aktor berbeda dengan versi laki-laki dan perempuan.

“Arah adalah sosok yang tetap percaya pada kebaikan dan cinta, bahkan ketika dunia di sekelilingnya seolah sudah berhenti peduli. Karakter Arah dan temannya Kala ini akan diperankan oleh dua orang dengan gender yang berbeda, yaitu versi laki-laki dan versi perempuan. Secara esensi, mereka menjalani perjalanan yang sama, tetapi masing-masing membawa getaran dan emosi yang berbeda. Kami memberi ruang bagi para pemain untuk menghadirkan warna mereka sendiri, sehingga penonton akan mendapatkan dua pengalaman yang unik dan penonton bisa merasakan dua sisi Arah dan Kala yang sama-sama kuat. Harapannya, siapa pun yang menonton bisa menemukan dirinya dalam karakter ini, baik laki-laki maupun perempuan, anak-anak maupun orang dewasa,” ujar Nuya.

Sebanyak 20 lagu MALIQ & D’Essentials dipilih dan diadaptasi untuk mendukung alur cerita dalam pertunjukan ini. Beberapa di antaranya adalah Senja Teduh Pelita, Himalaya, Aurora, Jalan Pulang, hingga lagu-lagu dari album terbaru Begini Begitu. Deretan lagu tersebut menjadi bagian penting dalam membangun emosi, konflik, dan perjalanan para karakter.

Personel MALIQ & D’Essentials, Angga Puradiredja, mengaku bangga melihat karya-karya grup musiknya diterjemahkan ke dalam bentuk pertunjukan musikal.

“Musikal Senja Teduh Pelita menghadirkan perspektif baru terhadap karya-karya kami, dan hal itu menjadi sesuatu yang sangat kami apresiasi. Menyaksikan lagu-lagu yang selama ini hidup melalui rekaman dan panggung konser diterjemahkan ke dalam sebuah narasi yang utuh di atas panggung musikal merupakan pengalaman yang membahagiakan sekaligus membanggakan bagi kami. Bagi MALIQ & D’Essentials, kolaborasi ini bukan sekadar adaptasi lagu ke medium yang berbeda, tetapi juga sebuah kesempatan untuk melihat musik kami hidup, bergerak, dan menemukan makna baru di hadapan penonton,” ujar Angga.

Memasuki usia ke-24 tahun, MALIQ & D’Essentials mulai memperluas pemanfaatan katalog lagu mereka ke berbagai medium kreatif. Tidak hanya hadir dalam rekaman dan konser, karya-karya mereka juga dikembangkan menjadi aset kreatif yang dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, mulai dari produk, pengalaman kreatif, hingga pertunjukan musikal.

Musikal Senja Teduh Pelita menjadi salah satu langkah awal dalam pengembangan intellectual property (IP) kreatif berbasis lagu-lagu MALIQ & D’Essentials yang diharapkan terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang. Melalui kolaborasi bersama Jakarta Movin, karya-karya tersebut diharapkan mampu menjangkau pendengar dan penonton dari berbagai generasi.

Musikal Senja Teduh Pelita Hadirkan Petualangan Menegangkan di Dunia Masa Depan
Para pemain saat tampil pada konferensi pers Musikal Senja Teduh Pelita di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (katafoto/HO/imagedynamics)
Musikal Senja Teduh Pelita Hadirkan Petualangan Menegangkan di Dunia Masa Depan
Musikal Senja Teduh Pelita Hadirkan Petualangan Menegangkan di Dunia Masa Depan
Program Manager Indonesia Kaya Billy Gamaliel (dari kanan depan) bersama Pemeran Arah Versi Perempuan Daria Lakshmi Algamar, Pemeran Arah Versi Laki-laki Alf Elijah Sigarlaki, Sutradara dan Penulis Naskah Musikal Senja Teduh Pelita, Nuya Susantono dan Personel Grup Musik MALIQ & D’Essentials (atas) saat konferensi pers Musikal Senja Teduh Pelita di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (katafoto/HO/imagedynamics)
Musikal Senja Teduh Pelita Hadirkan Petualangan Menegangkan di Dunia Masa Depan
Musikal Senja Teduh Pelita Hadirkan Petualangan Menegangkan di Dunia Masa Depan
Program Manager Indonesia Kaya Billy Gamaliel saat konferensi pers Musikal Senja Teduh Pelita di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (katafoto/HO/imagedynamics)
Musikal Senja Teduh Pelita Hadirkan Petualangan Menegangkan di Dunia Masa Depan
Musikal Senja Teduh Pelita Hadirkan Petualangan Menegangkan di Dunia Masa Depan
Personel Angga Puradiredja dari Grup Musik MALIQ & D’Essentials saat konferensi pers Musikal Senja Teduh Pelita di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (katafoto/HO/imagedynamics)
Musikal Senja Teduh Pelita Hadirkan Petualangan Menegangkan di Dunia Masa Depan
Musikal Senja Teduh Pelita Hadirkan Petualangan Menegangkan di Dunia Masa Depan
Sutradara dan Penulis Naskah Musikal Senja Teduh Pelita, Nuya Susantono bersama Program Manager Indonesia Kaya Billy Gamaliel, Personel Grup Musik MALIQ & D’Essentials, berfoto dengan para pemain Musikal Senja Teduh Pelita di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (katafoto/HO/imagedynamics)
Musikal Senja Teduh Pelita Hadirkan Petualangan Menegangkan di Dunia Masa Depan
Musikal Senja Teduh Pelita Hadirkan Petualangan Menegangkan di Dunia Masa Depan
Para pemain saat tampil pada konferensi pers Musikal Senja Teduh Pelita di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (katafoto/HO/Odoy)
Musikal Senja Teduh Pelita Hadirkan Petualangan Menegangkan di Dunia Masa Depan

Baca Juga

Mulai 1 Juli 2026 Registrasi Kartu SIM Wajib Pakai Face Recognition

Jakarta - Pemerintah akan mulai menerapkan registrasi kartu SIM...

Prabowo Tegaskan Ekonomi Pancasila Jadi Fondasi Pembangunan Nasional

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto, menekankan pentingnya menjadikan Pancasila...

B50 Resmi Berlaku 1 Juli, Serap 1,88 Juta Tenaga Kerja

Jakarta -Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan...

Berlaku Bertahap hingga 2027, Kebijakan Ekspor Satu Pintu Resmi Dimulai

Jakarta - Pemerintah menegaskan kebijakan ekspor satu pintu melalui...

Laris di 116 Negara, BYD Atto 3 Tawarkan Jarak Tempuh Hampir 400 Mil

BYD kembali memperbarui lini kendaraan listrik andalannya dengan meluncurkan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini