30.1 C
Jakarta
Selasa, Agustus 4, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHPrahara Pulau Emas, Pameran Foto Bencana Terbesar Karya Pewarta Indonesia

Prahara Pulau Emas, Pameran Foto Bencana Terbesar Karya Pewarta Indonesia

Aceh – Pewarta Foto Indonesia (PFI) menggelar Roadshow Pameran dan Peluncuran Buku Foto Jurnalistik “Prahara Pulau Emas” di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, pada 3–8 Agustus 2026. Sebanyak 68 karya fotografi hasil bidikan 38 pewarta foto dari berbagai daerah di Indonesia dipamerkan untuk merekam jejak berbagai bencana yang pernah melanda Pulau Sumatra.

Pameran dibuka secara resmi oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, pada Senin (3/8). Banda Aceh menjadi kota kedua dalam rangkaian roadshow setelah sebelumnya digelar di Padang, Sumatera Barat. Selanjutnya, pameran akan ditutup di Medan, Sumatera Utara.

Dalam sambutannya, Illiza mengapresiasi penyelenggaraan pameran yang dinilai tidak hanya menyajikan karya fotografi, tetapi juga menjadi media edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mitigasi bencana.

“Pameran ini bukan sekadar menampilkan gambar, melainkan rekaman sejarah. Ketika masyarakat tidak merawat bumi, dampaknya jauh lebih besar. Pembelajaran ini penting agar pemerintah mempersiapkan diri menjadi daerah yang tangguh bencana. Pemerintah membutuhkan pewarta foto untuk merekam kondisi nyata di lapangan,” ujar Illiza.

Menurutnya, foto jurnalistik memiliki kekuatan untuk membangun kesadaran publik sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Ketua Umum PFI Pusat, Dwi Pambudo, mengatakan buku dan pameran Prahara Pulau Emas merupakan bentuk dokumentasi sekaligus monumen ingatan kolektif atas berbagai bencana yang terjadi di Pulau Sumatra.

“Kamera pewarta foto bukan sekadar alat bekerja, melainkan saksi visual atas runtuhnya ruang hidup sekaligus penuntun kemanusiaan. Kami menghadirkan karya ini secara beretika untuk memuliakan ketangguhan manusia dalam melewati masa-masa sulit, bukan untuk mengeksploitasi penderitaan,” kata Dwi dikutip dalam keterangan tertulis.

Ia berharap karya-karya yang dipamerkan dapat menjadi sarana edukasi mitigasi bencana sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan.

Sementara itu, Ketua PFI Aceh, M. Anshar, mengatakan penyelenggaraan pameran di Banda Aceh merupakan hasil kolaborasi antara PFI Pusat, Yayasan Riset Visual mataWaktu, pemerintah daerah, badan usaha milik daerah (BUMD), serta sejumlah mitra swasta.

Menurut Anshar, fotografi jurnalistik tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi sejarah, tetapi juga mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

“Foto jurnalistik tidak hanya merekam peristiwa, tetapi juga mampu menggerakkan kepedulian. Melalui dukungan PFI Pusat, kami memperoleh amanah membangun sumur bor air bersih di Kabupaten Pidie Jaya. Ini menjadi bukti bahwa karya foto dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain pameran dan peluncuran buku, rangkaian kegiatan juga diisi dengan diskusi fotografi jurnalistik yang menghadirkan fotografer senior Oscar Motuloh dan Danu Kusworo sebagai narasumber. Diskusi tersebut diikuti mahasiswa serta komunitas fotografi dari berbagai daerah di Aceh sebagai upaya mencetak generasi pewarta foto yang profesional, menjunjung tinggi etika jurnalistik, dan memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Pada kesempatan itu, PFI Pusat juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada PFI Aceh untuk pembangunan sumur bor air bersih di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Acara pembukaan ditutup dengan penyerahan cendera mata kepada para mitra yang mendukung penyelenggaraan roadshow di Banda Aceh. Penghargaan diberikan kepada PLN Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh, PT Bank Aceh Syariah, PT Solusi Bangun Andalas, Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Museum Tsunami Aceh, serta Danlanud Sultan Iskandar Muda.

Roadshow Pameran Foto Jurnalistik “Prahara Pulau Emas” terbuka untuk masyarakat umum mulai 3 hingga 8 Agustus 2026. Melalui pameran ini, PFI berharap fotografi jurnalistik dapat menjadi ruang edukasi, refleksi, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mitigasi bencana dan nilai-nilai kemanusiaan.

Prahara Pulau Emas, Pameran Foto Bencana Terbesar Karya Pewarta Indonesia
Ketua Umum PFI Pusat, Dwi Pambudo (ketiga kanan), Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal (ketiga kiri), Ketua PFI Aceh, M. Anshar memotong pita pada pembukaan Pameran dan Peluncuran Buku Foto Jurnalistik "Prahara Pulau Emas" di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, Senin (03/08/2026) (katafoto/HO/PFI Aceh)
Prahara Pulau Emas, Pameran Foto Bencana Terbesar Karya Pewarta Indonesia
Prahara Pulau Emas, Pameran Foto Bencana Terbesar Karya Pewarta Indonesia
Ketua Umum PFI Pusat, Dwi Pambudo (ketiga kanan), Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal (ketiga kiri), Ketua PFI Aceh, M. Anshar, Pewarta foto senior Oscar Motuloh dan Danu Kusworo foto bersama pada pembukaan Pameran dan Peluncuran Buku Foto Jurnalistik "Prahara Pulau Emas" di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, Senin (03/08/2026) (katafoto/HO/PFI Aceh)
Prahara Pulau Emas, Pameran Foto Bencana Terbesar Karya Pewarta Indonesia
Prahara Pulau Emas, Pameran Foto Bencana Terbesar Karya Pewarta Indonesia
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal didampingi Ketua Umum PFI Pusat, Dwi Pambudo, Ketua PFI Aceh, M. Anshar, Pewarta foto senior Oscar Motuloh dan Danu Kusworo saat meninjau Pameran dan Peluncuran Buku Foto Jurnalistik "Prahara Pulau Emas" di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, Senin (03/08/2026) (katafoto/HO/PFI Aceh)
Prahara Pulau Emas, Pameran Foto Bencana Terbesar Karya Pewarta Indonesia
Prahara Pulau Emas, Pameran Foto Bencana Terbesar Karya Pewarta Indonesia
Suasana Pameran Foto "Prahara Pulau Emas" di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, Senin (03/08/2026) (katafoto/HO/PFI Aceh)
Prahara Pulau Emas, Pameran Foto Bencana Terbesar Karya Pewarta Indonesia

Baca Juga

Polemik Pagar Mal Berakhir, Lippo Group dan Pakuwon Kompak Buka Suara

Jakarta - Pemilik dua jaringan pusat perbelanjaan terbesar di...

LEPAS E4 EV Tawarkan Jarak Tempuh 600 Km dan Fast Charging 20 Menit

Jakarta - LEPAS kembali menghadirkan kendaraan listrik Indonesia dengan...

Pacu Bithek Lumajang Jadi Magnet Wisata dan Penggerak Ekonomi Lumajang

Lumajang - Suara tepuk tangan menggema di tepian Ranu...

Jepang Bebaskan Tarif Impor Tuna Indonesia, Peluang Ekspor Makin Besar

Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan produk...

Anggaran MBG Serap Rp101,1 Triliun Menkeu Prubaya Sebut Sudah Dinikmati 63 Juta Penerima

Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini