32.2 C
Jakarta
Senin, Juni 15, 2026
BerandaKATA EKBISKEUANGANEkonomi Indonesia Tumbuh 5,12 Persen, Konsumsi dan Investasi Jadi Pendorong

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12 Persen, Konsumsi dan Investasi Jadi Pendorong

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,12 persen (yoy) pada kuartal II 2025. Capaian ini diraih di tengah kondisi global yang masih dibayangi ketidakpastian. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut pertumbuhan tersebut didorong oleh konsumsi domestik yang kuat, peningkatan investasi dan ekspor, aktivitas usaha yang terus meluas, serta dukungan optimal dari APBN.

“Kami akan terus mengoptimalkan peran APBN sebagai alat untuk mendorong pertumbuhan melalui fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Jakarta, Selasa (5/8).

Konsumsi Rumah Tangga Stabil, Inflasi Terjaga

Dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga tumbuh 4,97 persen, didukung oleh inflasi yang terkendali di level 2,18 persen. Kenaikan belanja masyarakat terlihat di sektor transportasi, restoran, dan akomodasi, seiring dengan momentum libur sekolah dan hari besar keagamaan, yang turut diperkuat dengan insentif pemerintah seperti diskon tarif transportasi dan penurunan PPN.

“Insentif dan sinyal kebijakan dari pemerintah terbukti efektif mendorong konsumsi saat momentum libur dan perayaan keagamaan,” jelas Menkeu.

Investasi Melonjak, PMDN Naik Tajam

Pertumbuhan investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tercatat naik signifikan 6,99 persen, tertinggi sejak kuartal II 2021. Investasi bangunan tumbuh 4,89 persen, sementara investasi mesin dan peralatan melonjak 25,3 persen. Total investasi langsung mencapai Rp477,7 triliun, didominasi oleh PMDN yang tumbuh 30,5 persen (yoy). Sementara itu, belanja modal pemerintah meningkat 30,37 persen, utamanya untuk pengadaan alat dan mesin.

“Ini menunjukkan optimisme pelaku usaha terhadap prospek ekonomi, didukung kebijakan pemerintah dalam menyederhanakan regulasi dan memperbaiki iklim investasi,” ujar Sri Mulyani.

Ekspor dan Impor Kuat, Sektor Riil Tumbuh Positif

Ekspor barang mencatat pertumbuhan 10,67 persen, sedangkan ekspor jasa naik 11,17 persen, didorong oleh peningkatan wisatawan mancanegara. Sementara itu, impor bahan baku dan barang modal tumbuh 12,17 persen, yang diharapkan dapat memperkuat sektor manufaktur pada periode mendatang.

Dari sisi produksi, sektor industri menunjukkan pertumbuhan positif:

  • Industri pengolahan: naik 5,68%
  • Industri logam dasar: naik 14,9%
  • Makanan dan minuman: naik 6,2%
  • Kimia dan farmasi: naik 9,4%
  • Pertanian, kehutanan, perikanan: naik 13,82%
  • Perdagangan: naik 5,37%
  • Konstruksi: naik 4,98%
  • Transportasi dan pergudangan: naik 8,52%
  • Informasi dan komunikasi: naik 7,92%

Menteri Keuangan menyampaikan optimisme bahwa momentum pertumbuhan akan berlanjut di paruh kedua tahun ini, seiring dengan percepatan belanja pemerintah, berbagai stimulus ekonomi, serta program prioritas seperti makan bergizi gratis, pembangunan sekolah rakyat, dan penyediaan hunian layak.

“Outlook ekonomi global 2025 direvisi naik oleh IMF dari 2,8% ke 3%. Dengan tren pertumbuhan ini, kita punya peluang menjaga momentum ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global,” kata Sri Mulyani.

APBN, lanjutnya, akan terus memainkan peran sebagai instrumen countercyclical, menjaga stabilitas fiskal, dan mendukung daya tahan ekonomi dalam menghadapi tekanan eksternal.

Baca Juga

Prabowo ke Pengusaha: Jangan Khianati Merah Putih, Aku Cari Kau

Bandar Lampung - Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras...

Pemprov DKI Gandeng Swasta Garap Jakarta International Cultural Hub

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau aset...

Tak Sekadar Trekking, Ratusan Karyawan FIFGROUP Berhasil Kumpulkan 240 Kg Sampah

Jakarta - Sebanyak 240 kilogram sampah berhasil dikumpulkan para...

Harga Pertamax Melonjak, Begini Cara Menyelamatkan Keuangan Anda

Jakarta - Kenaikan harga Pertamax kembali menjadi perhatian masyarakat...

Pemerintah Kucurkan Rp5 Triliun untuk Papua, Mentan Sebut Terbesar Sepanjang Sejarah

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini