32.3 C
Jakarta
Rabu, Juli 22, 2026
BerandaKATA BERITADAERAHPemprov Riau Ancam Sanksi Sekolah yang Gelar Perpisahan di Hotel

Pemprov Riau Ancam Sanksi Sekolah yang Gelar Perpisahan di Hotel

Riau – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mengingatkan seluruh SMA/SMK negeri dan SLB agar tidak menggelar acara perpisahan secara mewah di hotel.

Penegasan ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto. Ia menyebut kebijakan tersebut diambil untuk mencegah bertambahnya beban biaya yang harus ditanggung orang tua siswa.

“Kita minta sekolah untuk menggelar perpisahan di sekolah saja. Apalagi, kondisi saat ini mengalami efisiensi. Jangan lagi menambah beban orang tua,” kata SF Hariyanto, Jumat (17/4).

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak segan menjatuhkan sanksi bagi sekolah yang melanggar ketentuan tersebut.

“Akan kita berikan sanksi. Sekolah yang tidak mengikuti imbauan ini, akan kita minta Disdik untuk panggil dan disanksi,” ungkapnya dikutip dari laman mediacenter riau. 

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, mengungkapkan bahwa pihaknya kerap menerima keluhan dari orang tua terkait besarnya iuran perpisahan, terutama jika kegiatan digelar di hotel dengan berbagai kebutuhan tambahan.

Menurutnya, penyelenggaraan perpisahan di lingkungan sekolah justru memiliki nilai emosional yang lebih kuat dan menghadirkan kedekatan antar siswa.

Ia menambahkan, acara di hotel biasanya memicu biaya tinggi, mulai dari sewa tempat, konsumsi, hingga dekorasi, yang pada akhirnya dibebankan kepada orang tua melalui iuran.

“Banyak orang tua sebenarnya merasa keberatan, tapi memilih tidak menyampaikan secara terbuka karena tidak ingin terjadi polemik dengan sekolah atau komite,” ungkapnya.

Disdik Riau menilai, perpisahan tidak harus identik dengan kemewahan. Sebaliknya, konsep sederhana di lingkungan sekolah diharapkan mampu membentuk karakter siswa agar tidak terbiasa dengan gaya hidup berlebihan.

Pihaknya pun berharap seluruh kepala sekolah, komite, serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dapat mendukung kebijakan tersebut demi kepentingan bersama.

“Jangan sampai kegiatan tambahan seperti perpisahan justru menjadi beban bagi orang tua siswa,” tegasnya.

Baca Juga

Mulai 1 Agustus Jakarta Tinggalkan Open Dumping di Bantargebang

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai melakukan...

Google Sebut Pengguna AI Indonesia Paling Kreatif, Hasilkan Jutaan Gambar Setiap Hari

Jakarta - Cara masyarakat Indonesia menggunakan kecerdasan buatan (Artificial...

Satgas PHK Siapkan Aplikasi untuk Deteksi Dini Perusahaan yang Berisiko PHK

Jakarta - Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK)...

Indonesia Bisa Untung dari Persaingan AS-Tiongkok, Sektor Ini Jadi Kuncinya

Jakarta - Persaingan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok...

Harga Sayuran Naik Akibat Kekeringan, Pemprov DKI Siapkan Langkah Penanganan

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini