32.7 C
Jakarta
Sabtu, Mei 2, 2026
BerandaKATA GAYA HIDUPKESEHATANCara BBPOM Aceh Edukasi Warga, Warung Kopi Disulap Jadi Kelas Keamanan Pangan

Cara BBPOM Aceh Edukasi Warga, Warung Kopi Disulap Jadi Kelas Keamanan Pangan

Aceh – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) berkolaborasi dengan Saka POM menghadirkan terobosan edukasi publik melalui program SANGER Ureueng Aceh di kawasan Kajhu, Kabupaten Aceh Besar dengan pendekatan yang lebih dekat dan interaktif kepada masyarakat.

Program tersebut dijalankan dengan metode jemput bola, yakni menyambangi langsung lima warung kopi di sekitar lokasi serta membuka pameran dan pojok informasi di Warung Kopi Pawang Kupi. Strategi ini menyasar pelaku usaha dan warga yang sedang beraktivitas, sehingga pesan edukasi dapat disampaikan secara langsung dan relevan dengan kondisi di lapangan.

Tim gabungan melakukan inspeksi terhadap makanan dan minuman yang dijual guna memastikan produk yang beredar memenuhi standar keamanan serta telah memiliki izin edar resmi. Selain itu, petugas juga memperagakan uji sederhana di lokasi sebagai contoh praktis bagi pemilik usaha dan pengunjung dalam mengenali produk yang aman untuk dikonsumsi.

Warung kopi yang biasanya menjadi tempat bersantai pun berubah menjadi ruang belajar yang interaktif. Pengunjung diajak memahami pentingnya memperhatikan label, izin edar, hingga potensi bahaya dari penggunaan bahan berisiko pada pangan. Materi disampaikan secara menarik dan mudah dipahami agar dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penanggung jawab kegiatan, Yanti, menilai pendekatan ini efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat terkait keamanan pangan. 

“Kami ingin hadir di tengah aktivitas masyarakat, agar edukasi yang disampaikan lebih membumi, mudah dipahami, dan dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya Rabu (29/4)

Partisipasi aktif terlihat dari para pemilik warung dan pengunjung yang terlibat dalam diskusi selama kegiatan berlangsung. Sejumlah peserta mengaku memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya memastikan keamanan bahan yang digunakan maupun dikonsumsi.

Melalui program SANGER Ureueng Aceh, BBPOM Aceh berharap kampanye “Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa (cek KLIK) sebelum konsumsi” semakin menjadi kebiasaan di masyarakat. Ke depan, warung kopi diharapkan tak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang edukasi yang mendorong kesadaran akan pentingnya keamanan pangan demi terciptanya masyarakat yang sehat dan terlindungi.

Baca Juga

DJP Ungkap Pajak Ekonomi Digital Tembus Rp4,48 Triliun, Ini Sumber Terbesarnya

Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan melaporkan...

Pemprov DKI Gelontorkan Rp253,6 M untuk Sekolah Swasta Gratis

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan anggaran...

Kejar Produksi Nasional, Jawa Timur Gas Tanam Padi Serentak

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat pelaksanaan tanam padi...

Nelayan Merauke Protes JHUB, KKP Buka Fakta Sebenarnya

Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menanggapi dinamika...

Perpres Baru Ojol Terbit, Grab Indonesia Buka Suara

Jakarta - Grab Indonesia merespons terbitnya Peraturan Presiden Nomor...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini