27 C
Jakarta
Rabu, Agustus 5, 2026
BerandaKATA BERITAMEGAPOLITANSampah Jadi Listrik, Pemprov DKI Gandeng Danantara Bangun PSEL

Sampah Jadi Listrik, Pemprov DKI Gandeng Danantara Bangun PSEL

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Danantara Indonesia menandatangani nota kesepakatan (MoU) untuk mempercepat pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Penandatanganan berlangsung di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat.

Kesepakatan tersebut disaksikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Sebelumnya, Gubernur Pramono Anung menyampaikan bahwa proyek PSEL akan dibangun di dua lokasi, yakni Bantargebang, Jawa Barat, dan Tanjungan di kawasan Kamal Muara, Jakarta Utara. Pembangunan ini ditujukan untuk mengurangi volume sampah yang selama ini menumpuk di TPST Bantargebang.

Ia menegaskan, pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta guna mewujudkan kota yang lebih bersih dan sehat.

Sampah Jadi Listrik, Pemprov DKI Gandeng Danantara Bangun PSEL
Pemprov DKI diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dudi Gardesi dan Direktur investasi Danantara, Fadil Rahman menunjukkan dokumen kerja sama berupa percepatan pembangunan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) didampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Menteng, Jakarta Senin (4/5/2026). (katafoto/HO/Reza Pratama Putra)

“Hari ini Pemerintah DKI Jakarta akan melakukan penandatanganan kerja sama dengan Danantara untuk dua lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah. Satu di Bantargebang dan satunya di Tanjungan, di Kamal Muara,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (4/5).

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menilai kerja sama ini sebagai bentuk komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani persoalan sampah nasional. Ia menyebut, langkah tersebut menjadi penting mengingat timbunan sampah di Jakarta telah mencapai sekitar 9.120 ton per hari.

“Penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Danantara untuk percepatan pembangunan PSEL DKI Jakarta menunjukkan keseriusan Pemprov DKI dan pemerintah Indonesia dalam pengelolaan sampah nasional,” katanya.

Zulkifli juga mengungkapkan bahwa persoalan darurat sampah di Jakarta mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo. Menurutnya, penanganan sampah harus dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Ia turut mengapresiasi komitmen Gubernur Pramono Anung dalam mendorong solusi berbasis teknologi melalui pengolahan sampah menjadi energi listrik yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Jakarta hari ini membuktikan bahwa arahan itu bukan sekadar angka, tapi aksi nyata. Saya mengapresiasi komitmen nyata Pak Gubernur Jakarta, Pak Mendagri juga yang terus mendukung pengelolaan sampah menjadi waste to energy ini,” tandasnya.

Baca Juga

Toys Kingdom Beri Kejutan Iron Man untuk Anak Pejuang Kanker

Jakarta - Bermain menjadi bagian penting dalam dunia anak....

Ini Bukan Kenaikan, Tarif Transbandara Blok M-Bandara Soetta Rp15.000

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan tarif...

Survei SMRC: Kepercayaan Publik terhadap Koperasi Merah Putih Masih Rendah

Jakarta - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis...

Tak Ada Toleransi, KAI Commuter Blacklist 40 Pelaku Pelecehan Seksual

Jakarta - Sepanjang semester I 2026, KAI Commuter telah...

Kinerja PGE Makin Moncer, Target Kapasitas 1,8 GW Dipacu hingga 2033

Jakarta - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatatkan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini