34.5 C
Jakarta
Sabtu, Juni 6, 2026
BerandaKATA EKBISINDUSTRIKantongi Sertifikat Eropa, Ekspor Obat Indonesia Makin Dilirik Dunia

Kantongi Sertifikat Eropa, Ekspor Obat Indonesia Makin Dilirik Dunia

Jakarta – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar, melepas ekspor kontainer ke-150 milik PT Ferron Par Pharmaceutical (PT Ferron) dari fasilitas produksinya di Cikarang, Kamis (4/6). Pencapaian tersebut menjadi penanda semakin kuatnya daya saing industri farmasi Indonesia di pasar internasional, khususnya kawasan Eropa.

Taruna Ikrar mengapresiasi atas keberhasilan PT Ferron yang dinilai mampu memenuhi standar mutu dan regulasi ketat yang diterapkan negara-negara Eropa.

“Pengiriman kontainer ini menjadi bukti kemampuan industri farmasi nasional memenuhi standar regulasi dan mutu yang dipersyaratkan pasar Eropa, salah satu pasar farmasi dengan persyaratan paling ketat di dunia,” tuturnya.

Selain berhasil mengekspor produk ke Eropa, PT Ferron juga telah memperoleh sertifikat European Union Good Manufacturing Practice (EU-GMP), standar mutu yang diterbitkan oleh otoritas pengawas obat Uni Eropa.

Menurut Taruna, pencapaian tersebut merupakan hasil dari komitmen industri dalam menerapkan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) secara konsisten.

“Sinergi industri dan BPOM sebagai regulator juga menjadi kunci penting penyediaan produk yang aman dan berkualitas,” lanjutnya. 

Kantongi Sertifikat Eropa, Ekspor Obat Indonesia Makin Dilirik Dunia
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Taruna Ikrar memberi sambutan pada acara pelepasan kspor kontainer ke-150 milik PT Ferron Par Pharmaceutical (PT Ferron) dari fasilitas produksinya di Cikarang, Jawa Barat Kamis (4/6/2026). (katafoto/HO/Humas BPOM)

Ia menjelaskan, industri farmasi nasional saat ini terus berkembang. Tercatat terdapat sekitar 272 industri obat dan sekitar 3.009 pedagang besar farmasi yang beroperasi di Indonesia.

“Setiap tahun, BPOM mengeluarkan setidaknya 2 juta dokumen,” ungkap Taruna Ikrar.

Peluang ekspor produk farmasi Indonesia juga semakin terbuka setelah BPOM memperoleh pengakuan sebagai WHO-Listed Authority (WLA) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Status tersebut dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan pasar global terhadap kualitas produk farmasi Indonesia.

Dari sisi industri, keberhasilan ekspor kontainer ke-150 ini mencerminkan upaya PT Ferron dalam menjaga standar mutu global sekaligus memperluas jangkauan pasar internasional.

Direktur Utama PT Ferron Par Pharmaceutical, Benny Sutisna Suwarno, mengatakan kontainer ke-150 yang dikirim kali ini berisi produk Metformin Sustained Release (SR), obat berteknologi tinggi yang diekspor ke Inggris, Belanda, dan Polandia.

“Pencapaian tersebut merupakan hasil dari disiplin penerapan sistem mutu yang dijalankan secara konsisten, serta dukungan BPOM dalam membina industri farmasi nasional”, ujar Benny

Ia juga menegaskan pentingnya sertifikasi sebagai fondasi utama untuk meningkatkan daya saing industri farmasi di pasar global.

Benny mengungkapkan PT Ferron merupakan salah satu dari lima perusahaan farmasi pertama yang memperoleh sertifikat CPOB dari BPOM. Selain itu, fasilitas produksi perusahaan di Cikarang juga telah mengantongi sertifikasi United Kingdom-Medicines and Healthcare products Regulatory Agency (UK-MHRA) dan European Union Good Manufacturing Practice (EU-GMP), dua standar penting yang menjadi syarat masuk ke pasar farmasi internasional.

Baca Juga

Pembayaran Parkir QRIS Mulai Diterapkan di Kota Pekalongan

Pekalongan - Pemerintah Kota Pekalongan mulai menerapkan sistem pembayaran...

Gudang Satwa Ilegal Digerebek, 11 Sanca Hijau Dilindungi Disita

Jakarta - Tim gabungan yang terdiri dari Direktorat Jenderal...

Satu Tahun Nusantara Prestige, DAIKIN Beri Apresiasi untuk Teknisi AC

Jakarta - PT Daikin Airconditioning Indonesia (DAIKIN) meluncurkan DAIKIN...

Forum Asia Grassroots: SBY dan Jusuf Kalla Beberkan Strategi Jaga Ketahanan Ekonomi

Jakarta - Masa depan kesejahteraan Indonesia dalam jangka panjang...

Rahasia Lansia Tetap Kuat dan Aktif, Kuncinya Ada pada Kebiasaan Ini

Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan, salah satunya...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini