32.7 C
Jakarta
Kamis, Juli 30, 2026
BerandaKATA BERITAKemenag Jakarta Selatan Gandeng Densus 88 Cegah IRET

Kemenag Jakarta Selatan Gandeng Densus 88 Cegah IRET

Jakarta –Berdasarkan penelitian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekolah menjadi salah satu tempat yang rentan terhadap penyebaran ekstremisme. Melihat kondisi saat ini, Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan menggandeng Densus 88 Anti Teror Polri dalam upaya Strategi Deteksi Dini Pencegahan IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstrimisme, dan Terorisme) di lingkungan madrasah Kota Jakarta Selatan.

Kepala Kankemenag Kota Jakarta Selatan M. Yunus Hasyim mengatakan penyebaran paham IRET mengikuti perkembangan zaman. Sehingga, guru harus mampu menjadi agen pencerah bagi siswa dengan memberikan edukasi tentang bahaya paham radikalisme.

“Mengingat bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk dan heterogen, banyak sekali keragaman yang ada di Indonesia, keragaman bahasa, keragaman suku-budaya, dan keragaman agama dan kepercayaan,” ujar Yunus.

Kemenag Kota Jakarta Selatan Gandeng Densus 88 Cegah IRET
Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan saat MoU bersama Densus 88 Anti Teror Polri dalam mendukung Upaya Strategi Deteksi Dini Pencegahan IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstrimisme dan Terorisme) di lingkungan madrasah, Jakarta (katafoto/HO/kemenag)

Atas latar belakang tersebut, Yunus menganggap pentingnya prinsip atau konsep yang mampu mengurai ketegangan antar umat beragama. Konsep Moderasi Beragama atau ‘Jalan Tengah’ tanpa memarjinalkan peran agama juga peran negara merupakan kunci terciptanya toleransi dan kerukunan, mengingat negara dipersatukan atas dasar Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.

“Moderasi Beragama menolak ekstremisme dan liberalism dalam beragama adalah kunci keseimbangan agar terpeliharanya peradaban dan terciptanya perdamaian,” ujar Yunus dikutip dari laman kemenag.

Pemahaman moderasi beragama bisa mempererat kerukunan umat beragama khususnya di madrasah. Di masa depan peserta didik  dapat menjadi generasi moderat, toleran, memahami dan mengamalkan ajaran agama secara seimbang.

Baca Juga

Petani Tembakau Turun ke Jalan Desak PP 28/2024 Dikaji Ulang

Jakarta - Ratusan petani tembakau dari berbagai daerah sentra...

Monumen Kudatuli Simbol dari Kesabaran Revolusioner

Jakarta - Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum DPP...

Peneliti UGM Sulap Garam Pantai Selatan Jadi Kosmetik Lulur Lumare

Yogyakarta - Tim peneliti dari Pusat Studi Sumberdaya dan...

Sampah Bisa Jadi Cuan, Pemprov DKI Ajak UMKM Kurangi Plastik Sekali Pakai

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian,...

Bluebird Ubah Perjalanan Pelanggan Menjadi Gerakan Pelestarian Lingkungan

Bogor – Bluebird Group terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini