28.6 C
Jakarta
Kamis, Juli 30, 2026
BerandaKATA BERITAMasih Rp20 Ribu untuk Tiga Kali Makan, DPR Minta Anggaran Biaya Makan...

Masih Rp20 Ribu untuk Tiga Kali Makan, DPR Minta Anggaran Biaya Makan Warga Binaan Ditambah

Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI Supriansah minta Kementerian Hukum dan HAM, khususnya Ditjen Lapas, untuk meninjau ulang anggaran biaya makan bagi warga binaan, yang sejak belasan tahun silam belum juga naik atau meningkat.

 “Anggaran biaya makan warga binaan belum naik-naik dari dulu sekarang, masih sekitar 20 ribu rupiah untuk tiga kali makan. Jadi sekali makan hanya berapa ribu anggarannya. Sehingga bisa dibayangkan apa menunya, apa lauknya dan lain sebagainya,” ujar Supriansah dalam rapat kerja Komisi III DPR RI dengan Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas di ruang rapat Komisi III, DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (23/8).

Masih Rp20 Ribu Tiga untuk Kali Makan, DPR Minta Anggaran Biaya Makan Warga Binaan Ditambah
Anggota Komisi III DPR RI Supriansah dalam rapat kerja Komisi III DPR RI dengan Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas di ruang rapat Komisi III, Gedung Nusantaran II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (23/8/2024). (katafoto/HO/Jaka/Andri)

Politisi dari Fraksi Partai Golkar berharap agar masalah anggaran biaya makan bagi warga binaan ini dapat menjadi perhatian Menteri Hukum dan HAM yang baru, khususnya atensi dari Ditjen Lapas. Hal tersebut juga menjadi perhatian Komisi III setelah mendapat aduan atau laporan dari para warga binaan.

Ia juga mengapresiasi Dirjen Imigrasi atas kinerjanya dengan disediakan alat khusus bagi orang yang datang dan pergi ke luar negeri, maka sudah tidak tampak lagi antrean yang panjang di keimigrasian. Hal itu merupakan terobosan yang sangat luar biasa.

“Sekarang saya lihat sudah sangat tertata dengan terobosan dari Imigrasi. Antrean untuk orang yang mau atau dari luar negeri sudah tidak panjang seperti dulu lagi, dengan alat khusus tinggal ditempel paspornya, bisa langsung terbuka dan keluar. Ini terobosan yang harus diapresiasi,” imbuhnya.

Baca Juga

Survei SMRC: Kepercayaan Publik terhadap Koperasi Merah Putih Masih Rendah

Jakarta - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis...

BGN Tak Main-main, Kepala SPPG yang Terbukti Minta Fee Langsung Dipecat

Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan...

Angkringan British Ubah Cara Belajar Bahasa Inggris dan Pemberdayaan UMKM

Balangan - Upaya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris masyarakat sekaligus...

STNK Belum Terbit, Bolehkah Kendaraan Baru Dipakai di Jalan? Ini Aturannya

Jakarta - Pengendara kendaraan baru diimbau tidak terburu-buru menggunakannya...

Viral Siswa dan Guru Seberangi Sungai Pakai Tali Demi Bisa Sekolah

Aceh - Pemerintah Aceh meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini