35.4 C
Jakarta
Senin, September 28, 2026
BerandaKATA EKBISENERGIPemerintah Tetapkan Tarif Listrik Triwulan I 2025 Tanpa Kenaikan dan Beri Insentif...

Pemerintah Tetapkan Tarif Listrik Triwulan I 2025 Tanpa Kenaikan dan Beri Insentif Diskon

Jakarta – Pemerintah telah menetapkan bahwa tarif tenaga listrik untuk Triwulan I (Januari-Maret) Tahun 2025 bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi tidak mengalami perubahan. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jisman P. Hutajulu, di Jakarta pada Selasa (31/12)

Keputusan ini berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 mengenai Tarif Tenaga Listrik yang disediakan PT PLN (Persero). Penyesuaian tarif untuk pelanggan nonsubsidi dilakukan setiap tiga bulan dengan mempertimbangkan perubahan parameter ekonomi makro, seperti nilai tukar rupiah, harga minyak mentah Indonesia (ICP), tingkat inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA).

Mengutip dari keterangan tertulis esdm, untuk Triwulan I 2025, tarif tenaga listrik ditetapkan dengan menggunakan data parameter ekonomi makro dari Agustus hingga Oktober 2024. Meskipun secara akumulasi parameter tersebut menunjukkan adanya potensi kenaikan tarif, pemerintah memutuskan untuk mempertahankan tarif listrik pada tingkat yang sama dengan Triwulan IV Tahun 2024, kecuali jika ada perubahan kebijakan di masa mendatang.

Sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat, pemerintah memberikan stimulus berupa diskon 50% biaya listrik kepada pelanggan rumah tangga dengan daya terpasang hingga 2.200 VA. Program ini menyasar sekitar 81,42 juta pelanggan PLN dan merupakan bagian dari paket insentif ekonomi. Diskon ini berlaku selama dua bulan, yakni Januari dan Februari 2025, sesuai dengan Keputusan Menteri ESDM Nomor 348.K/TL.01/MEM.L/2024.

Diskon diberikan secara otomatis melalui sistem PLN. Untuk pelanggan pascabayar, diskon 50% berlaku pada tagihan listrik untuk pemakaian Januari 2025 (dibayarkan pada Februari) dan pemakaian Februari 2025 (dibayarkan pada Maret).

Sementara itu, pelanggan prabayar akan mendapatkan diskon langsung saat membeli token listrik pada Januari dan Februari 2025. Pelanggan hanya perlu membayar setengah dari harga token bulan sebelumnya untuk memperoleh jumlah kWh yang sama.

Jisman P. Hutajulu juga mengimbau masyarakat agar menggunakan energi listrik secara bijak dan efisien untuk mendukung kemandirian energi nasional. Selama program diskon berlangsung, pemerintah meminta PT PLN (Persero) untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen serta menjaga efisiensi operasional.

Baca Juga

Bukan Cuma SD, Pendidikan Gratis Kini Disiapkan Mulai TK, Ini Rinciannya

katafoto, Jakarta - Pemerintah menyiapkan skema layanan pendidikan gratis...

Fantastis! Hingga Juli 2026 Transaksi QRIS Antarnegara Tembus Rp7,63 Triliun

katafoto, Jakarta - Penggunaan QRIS Antarnegara terus berkembang sejak...

Bus Transjakarta Jadi Tempat Beristirahat PPKS, Pengawasan Petugas Diperketat

katafoto, Jakarta - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) merespons keluhan...

Pasar Mobil Listrik Indonesia Menggeliat, BYD Kuasai 37 Persen Pangsa Pasar

katafoto, Jakarta - Pasar kendaraan energi baru atau New...

Jokowi Buka Kartu, Ini 10 Aktivitasnya Bersama PSI Jelang Pemilu 2029

katafoto, Bandung - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini