28.8 C
Jakarta
Jumat, Agustus 7, 2026
BerandaKATA EKBISINDUSTRIAirbus Sepakat Dukung Pengembangan Industri Kedirgantaraan Indonesia

Airbus Sepakat Dukung Pengembangan Industri Kedirgantaraan Indonesia

Jakarta – Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy bersama President Airbus Asia-Pacific Anand Stanley menandatangani Joint Declaration of Intent (JDI) sebagai bentuk komitmen memperkuat industri kedirgantaraan nasional. Penandatanganan dilakukan di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (6/5).

Kesepakatan tersebut sejalan dengan Peta Jalan Pengembangan Ekosistem Industri Kedirgantaraan Indonesia 2022-2045. Melalui kerja sama ini, pemerintah dan Airbus akan menjajaki berbagai peluang kolaborasi, mulai dari penguatan kapasitas industri dalam negeri hingga pengembangan sektor maintenance, repair, and overhaul (MRO) untuk berbagai lini produk Airbus.

“Kementerian PPN/Bappenas telah menyusun Roadmap Industri Kedirgantaraan. Untuk itu, kami berkomitmen akan terus mengawal pengembangan ekosistem industri kedirgantaraan secara berkelanjutan dan berharap Airbus menjadi mitra bisnis yang setara melalui upaya berbagi pengetahuan dan pengalaman,” ujar Rachmat Pambudy.

Kemitraan ini juga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarpulau melalui pengembangan infrastruktur bandara dan layanan penerbangan nasional. Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan lalu lintas udara Indonesia pada 2045 dapat meningkat hingga empat kali lipat dengan sistem yang lebih efisien dan berkelanjutan.

“Airbus berkomitmen untuk mengembangkan operasional globalnya di kawasan di mana produk dan layanan kami dapat memberikan kontribusi nyata terhadap agenda pembangunan nasional,” kata Anand Stanley.

Ia menambahkan, Indonesia merupakan mitra strategis bagi Airbus dalam pengembangan industri dirgantara kawasan Asia Pasifik.

“Kami memandang Indonesia sebagai mitra strategis dan siap menyelaraskan keahlian global kami dengan peta jalan kedirgantaraan Indonesia guna memberikan manfaat jangka panjang yang saling menguntungkan,” tambahnya.

Kerja sama ini selanjutnya akan difokuskan pada peningkatan kapabilitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, hingga penguatan standardisasi industri yang sesuai dengan kebutuhan sektor dirgantara nasional. Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari langkah strategis untuk mendukung visi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga

BPS Catat Kemiskinan Indonesia Turun, 430 Ribu Warga Keluar dari Garis Miskin

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat kemiskinan...

BGN Siapkan 1.700 Dapur MBG di Wilayah Stunting, Operasi Dimulai Bertahap

Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan sebanyak 1.700...

BGN Copot 137 Kepala SPPG, Zero Tolerance untuk Keracunan dan Korupsi

Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil tindakan tegas...

Kuota Hanya 50 Ribu, Program Magang Nasional Diserbu 400 Ribu Pendaftar

Jakarta - Antusiasme masyarakat terhadap Program Magang Nasional yang...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini