32 C
Jakarta
Selasa, Maret 10, 2026
BerandaKATA EKBISEKONOMI dan KINERJAMoody’s: Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat, Peringkat Kredit Tetap Stabil

Moody’s: Fundamental Ekonomi Indonesia Kuat, Peringkat Kredit Tetap Stabil

Jakarta – Lembaga pemeringkat internasional Moody’s menilai bahwa perekonomian Indonesia tetap kuat dan tangguh, didukung oleh pertumbuhan yang stabil serta kredibilitas kebijakan moneter dan fiskal yang terus terjaga.

Mengutip dalam keterangan tertulis pada Jumat (21/3), Moody’s menyebutkan bahwa ketahanan ekonomi Indonesia juga didukung oleh potensi sumber daya alam yang melimpah serta bonus demografi yang menguntungkan. Faktor-faktor ini menjadi dasar bagi peringkat kredit sovereign Indonesia yang tetap bertahan di level Baa2 dengan prospek stabil.

Moody’s juga menyoroti bahwa permintaan domestik yang solid, khususnya dari konsumsi rumah tangga dan investasi, menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 dan 2026. Selain itu, keberlanjutan kebijakan dalam meningkatkan daya saing sektor manufaktur dan industri berbasis komoditas dinilai turut memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan nasional secara berkelanjutan.

Selain itu, peningkatan fleksibilitas fiskal, optimalisasi pendapatan negara, serta pendalaman pasar keuangan dipandang sebagai faktor kunci yang dapat membuka peluang bagi peningkatan peringkat kredit Indonesia di masa depan.

Kepercayaan Moody’s terhadap Stabilitas Ekonomi Indonesia

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa penilaian Moody’s terhadap ketahanan ekonomi Indonesia mencerminkan kepercayaan dunia internasional terhadap fundamental ekonomi nasional yang tetap solid, meskipun di tengah ketidakpastian ekonomi global yang tinggi.

Dukungan terhadap stabilitas ekonomi ini diperkuat melalui komitmen otoritas dalam menjaga kredibilitas kebijakan dan memperkuat sinergi di berbagai sektor. Koordinasi kebijakan yang dilakukan mencakup beberapa aspek utama, seperti:

  • Menstabilkan nilai tukar Rupiah guna meredam dampak ketidakpastian global.
  • Meningkatkan pembiayaan ekonomi melalui Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM).
  • Mendorong percepatan transformasi digital pemerintah.
  • Memperkuat sektor hilirisasi dan ketahanan pangan nasional.

Selain langkah-langkah tersebut, Bank Indonesia juga terus berkoordinasi erat dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menjaga kestabilan sektor keuangan nasional.

Sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kepercayaan global terhadap ekonomi Indonesia, Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah guna memastikan stabilitas ekonomi terjaga dan pertumbuhan tetap berkelanjutan, sesuai dengan program Asta Cita Pemerintah.

Penilaian positif yang diberikan oleh Moody’s ini mengindikasikan bahwa kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi telah berjalan efektif. Kepercayaan yang terus meningkat dari lembaga pemeringkat internasional ini diharapkan tidak hanya menopang pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek, tetapi juga membuka peluang bagi peningkatan peringkat kredit Indonesia di masa mendatang.

Baca Juga

Kajian Ungkap Dampak Tarif Resiprokal AS terhadap Ekonomi Indonesia

Jakarta - Kebijakan tarif resiprokal atau Agreement on Reciprocal...

Pendampingan Intensif Berbuah Hasil, Strategi Cegah Stunting Ini Terbukti Efektif

Jakarta - Nestlé Indonesia resmi menutup rangkaian Program Pendampingan...

Pemerintah Siapkan Hunian MBR di Cikarang, Program 3 Juta Rumah Mulai Bergerak

Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman...

Jakarta Perkuat Identitas Budaya, 10 Warisan Takbenda Baru Resmi Ditetapkan

Jakarta - DKI Jakarta kini tercatat memiliki 95 Warisan...

Governance Reset BUMN Jadi Sorotan, Langkah Baru Dorong Hilirisasi dan Investasi

Jakarta - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini