30.4 C
Jakarta
Jumat, April 24, 2026
BerandaKATA BERITANASIONALSerangan KKB di Papua: TNI Evakuasi 42 Tenaga Pengajar dan Nakes

Serangan KKB di Papua: TNI Evakuasi 42 Tenaga Pengajar dan Nakes

Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah berhasil mengevakuasi tenaga pengajar dan tenaga kesehatan (nakes) usai serangan brutal yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Anggruk, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Serangan tersebut mengakibatkan satu korban jiwa, enam orang mengalami luka-luka, serta fasilitas pendidikan hangus terbakar pada Jumat (21/3).

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Kristomei Sianturi, menegaskan bahwa TNI berkomitmen untuk menjaga keselamatan masyarakat, terutama para tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang mengabdi di wilayah terpencil.

“TNI telah mengerahkan personel untuk mengevakuasi para korban, mengamankan situasi, dan membantu proses pemulihan pascaserangan keji yang dilakukan KKB,” ujar Kristomei dalam keterangan tertulis pada Minggu (23/3).

Serangan tersebut diduga dipimpin oleh Elkius Kobak, yang sebelumnya meminta uang kepada para tenaga pengajar. Karena permintaan tersebut tidak dipenuhi, kelompok ini melakukan aksi kekerasan yang berujung pada pembunuhan, penganiayaan enam tenaga pendidik, serta pembakaran sekolah dan rumah guru, sehingga menciptakan ketakutan di masyarakat.

Sebagai langkah cepat, TNI bersama aparat terkait berhasil mengevakuasi 42 tenaga pengajar dan tenaga kesehatan dari Yahukimo ke Jayapura, meski medan yang ditempuh cukup sulit dan jauh dari pusat kota.

Selain melakukan evakuasi, TNI memperketat pengamanan di wilayah rawan konflik serta terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menindak tegas pelaku serangan tersebut.

Peran tenaga pendidik dan tenaga kesehatan di Papua sangat vital bagi kemajuan masyarakat setempat. Oleh karena itu, TNI memastikan dukungan penuh dalam perlindungan mereka serta berkomitmen menjaga keamanan di wilayah yang berisiko tinggi mengalami gangguan keamanan.

“TNI tidak akan tinggal diam terhadap aksi kekerasan yang mengancam keselamatan warga sipil dan stabilitas keamanan di Papua. Kami akan terus bertindak tegas demi menciptakan kondisi yang aman dan kondusif,” pungkas Kapuspen TNI.

Baca Juga

Polisi dan TNI Kompak, Tambang Emas Ilegal di Hulu Kuantan Disikat

Hulu Kuantan - Upaya penegakan hukum terhadap aktivitas Penambangan...

Sering Susah Fokus? Bisa Jadi Ini Gejala ADHD pada Orang Dewasa

Yogyakarta - Kasus Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau ADHD...

Mengejutkan, 2 Juta Anak di Indonesia Belum Pernah Imunisasi

Jakarta - Rendahnya cakupan imunisasi dinilai berisiko memicu Kejadian...

Mau Jadi Pramudi Mikrotrans Jakarta? Gaji dan Pelatihan Menanti

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Baznas Bazis...

Chery R08 Pro Siap Mengaspal, Pikap Tangguh Penantang Hilux

Tiongkok - Chery resmi meluncurkan pikap Rely R08 Pro...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini