30.4 C
Jakarta
Sabtu, Juni 13, 2026
BerandaKATA EKBISINDUSTRIPelni Ajukan PMN Rp500 M untuk Kapal yang Telah Melewati Umur

Pelni Ajukan PMN Rp500 M untuk Kapal yang Telah Melewati Umur

Jakarta – Komisi XI DPR RI merekomendasi penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT Pelayaran Indonesia (Pelni) sebesar Rp1 Triliun. Sebelumnya, PT Pelni telah meminta penambahan anggaran senilai Rp500 miliar untuk pembelian satu unit kapal baru.

Direktur Utama Pelni Tri Andayani mengatakan PMN itu akan digunakan untuk pembelian satu unit kapal penumpang baru.

“Kami mengusulkan nilai PMN Rp500 miliar untuk pembelian satu unit kapal penumpang baru new building, untuk menggantikan 1 kapal dari 12 kapal penumpang kami yang pada 2024 ini telah melewati umur teknisnya 30 tahun atau 46 persen dari armada kapal.,” kara Tri Andayani Selasa (2/7/2024).

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Amir Uskara saat Rapat Dengar Pendapat Komisi XI dengan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, PT Hutama Karya, PT Pelayaran Nasional Indonesia, dan Badan Bank Tanah di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (2/7/2024). (katafoto/HO/Tari/Andri)

Sementara, Komisi XI DPR RI merekomendasikan PMN sebesar Rp1,5 triliun untuk uang muka pengadaan tiga unit kapal baru penumpang PT. Pelni yang telah melewati batas usia operas

“Komisi XI DPR RI merekomendasikan PMN sebesar Rp1,5 triliun, untuk uang muka pengadaan tiga unit kapal baru penumpang PT Pelni yang telah melewati batas usia operasi,” ungkap Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Amir Uskara saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Jakarta, Selasa (2/7/2024).

Penambahan modal tersebut diharapkan agar PT Pelni dapat meningkatkan kualitas dan keamanan pelayanan. Terlebih, dengan adanya kasus kebakaran yang terjadi pada kapal KM Umsini dengan jumlah penumpang 1.677 orang di Makassar beberapa minggu lalu.

PT Pelni mengusulkan tambahan PMN untuk pembelian kapal penumpang baru untuk menggantikan dua belas kapal penumpang yang telah melewati umur teknisnya pada tahun 2024. Perlunya penambahan PMN agar dapat meningkatkan efisiensi serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang.

Baca Juga

Tak Perlu Pusing, Pengajuan Job Fair Kini Bisa Dipantau melalui SIAPkerja

Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat digitalisasi layanan...

Bank Indonesia: Cadangan Devisa Tetap Kuat di Tengah Gejolak Global

Jakarta - Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa...

Penderita Asam Lambung Wajib Tahu, Makanan dan Minuman Ini Bisa Picu GERD

Jakarta - Penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease...

Jakarta Lawan Parkir Liar, 456 Pelanggaran Langsung Ditindak

Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, TNI, dan...

Kasus Korupsi yang Menyeret Silmy Karim Berawal dari Keluhan Pelayanan Imigrasi

Jakarta - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini