28.2 C
Jakarta
Selasa, September 15, 2026
BerandaKATA BERITASiap-Siap, Revitalisasi Madrasah Negeri dan Swasta akan Bergulir

Siap-Siap, Revitalisasi Madrasah Negeri dan Swasta akan Bergulir

Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) segera menggulirkan program Revitalisasi Ketuntasan Kebutuhan Sarana Prasarana Madrasah. Program yang tengah dibahas bersama oleh Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah dan Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kemenag.

Program ini menindaklanjuti arahan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/BAPPENAS dan akan direalisasikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berdasarkan usulan Kementerian Agama dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/BAPPENAS.

Mengutip dari laman Kemenag, Direktur KSKK Madrasah, Muchamad Sidik Sisdiyanto mengatakan bahwa Program Revitalisasi Sekolah/Madrasah merupakan program prioritas Presiden terpilih. Program Revitalisasi dan Penuntasan Kebutuhan Sarana Prasarana Madrasah sebelumnya mengutamakan Madrasah Negeri dan memiliki sertifikat tanah atas nama Kemenag.  Namun, pada program kali ini Kemenag meminta agar madrasah swasta juga diperbolehkan sebagai penerima manfaat.

“Poin utamanya adalah melakukan perbaikan atau penggantian kerusakan bangunan madrasah termasuk mengganti sarana pembelajaran,” ungkap Muchamad Sidik di Jakarta, Rabu (28/8).

Siap-Siap, Revitalisasi Madrasah Negeri dan Swasta akan Bergulir
Suasana Rapat Revitalisasi Ketuntasan Kebutuhan Sarana Prasarana Madrasah di Jakarta. (katafoto/HO/Kemenag)

Sidik menggarisbawahi pentingnya kualitas dan akurasi data Kementerian Agama.

“Jika diperlukan bisa juga diusahakan verifikasi dan validasi lapangan karena menurut saya itu penting untuk pegangan saat diminta ke BAPPENAS dan PUPR,”  ujarnya.

Mewakili Kepala Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, Ida Noor Qosim membuka peluang bagi madrasah swasta sebagai penerima manfaat program revitalisasi madrasah.

“Hasil rancangan ini semoga bisa mengakomodir kebutuhan madrasah swasta dengan skema berbeda. Setidaknya sertifikat tanah atas nama Yayasan, Lembaga atau Madrasah serta tidak dalam sengketa (hukum),” jelasnya.

Persyaratan program revitalisasi madrasah tidak jauh berbeda dengan yang dipersyaratkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

“Kami di Biro Perencanaan berharap program revitalisasi madrasah ini tidak mengurangi anggaran Kementerian Agama secara menyeluruh,” imbuhnya

Kasubdit Sarana Prasarana Direktorat KSKK Madrasah Arif Rahman menuturkan perlunya penuntasan kebutuhan sarana prasarana madrasah.

“Secara keseluruhan madrasah berstatus negeri hanya sebanyak 4.041 dari total 87.425 madrasah yang ada di Indonesia. Sisanya, sebanyak 83.384 madrasah berstatus swasta,”  ungkap Arif Rahman

Dibukanya kran revitalisasi-penuntasan kebutuhan sarana prasarana untuk madrasah swasta, patut disyukuri karena bisa menjadi angin segar untuk peningkatan dan pemerataan kualitas pendidikan.

Baca Juga

Begini Awal Mula Si Doel Anak Sekolahan Lahir, Rano Karno Punya Obsesi Ini

Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri...

Mafia Haji dan Umrah Dibidik, Kemenhaj Buka Kanal Pengaduan untuk Masyarakat

katafoto, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperluas...

Bukan Sekadar Bikin Konten, AI Bisa Bantu UMKM Cari Pembeli dari Luar Negeri

katafoto, Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong pelaku...

PFI Yogyakarta Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

katafoto, Yogyakarta - Pewarta Foto Indonesia (PFI) Yogyakarta menggelar...

Alasan Indonesia Tetap Beli Minyak Rusia di Tengah Situasi Global Terungkap

katafoto, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini