29.5 C
Jakarta
Rabu, Juni 10, 2026
BerandaKATA EKBISUMKMPHE WMO Tingkatkan Daya Saing UMKM Lokal Melalui Pelatihan Pemasaran Digital

PHE WMO Tingkatkan Daya Saing UMKM Lokal Melalui Pelatihan Pemasaran Digital

Gresik – Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina, kembali mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan digital marketing dan packaging produk bagi dua kelompok UMKM binaan di Kabupaten Gresik.

Kelompok UMKM yang menjadi peserta adalah Batik Marbling Desa Bedilan dan Sentra UMKM Kelurahan Lumpur. Pelatihan ini bertujuan memperkuat kemampuan pemasaran digital dan meningkatkan daya tarik pengemasan produk, sehingga kedua kelompok UMKM mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Pelatihan dilaksanakan secara terpisah:

  • UMKM Batik Marbling Desa Bedilan mengikuti pelatihan pada Rabu (6/11) di Balai Kelurahan Bedilan.
  • UMKM Sentra Kelurahan Lumpur mendapatkan pelatihan pada Kamis (7/11) di Balai Kelurahan Lumpur.

Setiap pelatihan dihadiri lebih dari 20 anggota UMKM. Materi yang diberikan meliputi:

  • Strategi digital marketing, seperti optimasi media sosial, pemanfaatan platform online, dan pembuatan konten visual menarik.
  • Diversifikasi produk khusus untuk UMKM Batik Marbling, yang mencakup pembuatan produk siap pakai seperti baju, tas, dompet, dan mug dengan teknik marbling.
  • Pengemasan produk yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga fungsional dan ramah lingkungan.

Dikutip dari keterangan tertulis, para peserta juga mengikuti sesi konsultasi langsung dengan narasumber untuk mendalami tantangan spesifik yang mereka hadapi, serta mendapatkan tips penyusunan strategi pemasaran yang efektif.

Lurah Bedilan, Rofik Udin Efendi, menyampaikan apresiasi atas dukungan PHE WMO dalam memberdayakan UMKM di wilayahnya.

“Pelatihan ini menjadi wadah bagi UMKM untuk belajar dan langsung menerapkan ilmu dalam kegiatan sehari-hari, terutama bagi UMKM Batik Marbling dan kelompok usaha lainnya,” ujar Rofik.

Kegiatan yang dihadiri oleh Manajer WMO Field, M. Basuki Rakhmad, berharap pelatihan ini mampu meningkatkan nilai jual produk UMKM dan memperluas jangkauan pasar melalui teknologi digital.

“Kami senang dapat berperan dalam pelestarian batik nusantara sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar,” ujarnya

Program pelatihan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung keberlanjutan dalam kerangka Environmental, Social, Governance (ESG) dan mendukung tujuan kedelapan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Selain pelatihan, PHE WMO juga menyerahkan bantuan berupa sarana dan prasarana pendukung kegiatan UMKM. Langkah ini diharapkan dapat memaksimalkan upaya UMKM dalam meningkatkan kualitas produk lokal serta memberdayakan masyarakat sekitar.

Baca Juga

Kelainan Saluran Kemih pada Janin Bisa Dicegah Lebih Awal, Begini Caranya

Jakarta - Banyak orang tua beranggapan gangguan ginjal pada...

Prasetyo Hadi Buka Suara soal Rumor Pergantian Menkeu dan Gubernur BI

Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan...

Liburan Sekolah Makin Hemat, KAI Tebar Diskon 30 Persen untuk Kereta Ekonomi

Masa liburan sekolah menjadi periode yang identik dengan meningkatnya...

Program Makan Gratis Masuk Wilayah 3T, BGN Andalkan Kantin dan Dapur CSR

Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan sejumlah skema...

Menuju Target 8 Persen, Pemerintah Siapkan Jurus Investasi dan Daya Beli

Jakarta - Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini