25.8 C
Jakarta
Sabtu, Februari 14, 2026
BerandaKATA TEKNOTEKNEWSGemini 2.0: Inovasi AI Terbaru Google untuk Otomatisasi dan Kreativitas

Gemini 2.0: Inovasi AI Terbaru Google untuk Otomatisasi dan Kreativitas

Google telah merilis Gemini 2.0, generasi terbaru dari model kecerdasan buatannya (AI). Model ini kini mampu menghasilkan keluaran berupa gambar dan audio, serta dilengkapi integrasi dengan alat-alat canggih yang dirancang untuk mendukung “era agen.” Konsep AI agen mengacu pada sistem yang mampu menjalankan tugas secara mandiri dengan pengambilan keputusan yang adaptif. Misalnya, AI ini dapat digunakan untuk mengotomatisasi aktivitas seperti berbelanja atau mengatur jadwal hanya berdasarkan perintah sederhana.

Dilansir dari laman gsmarena, salah satu fitur unggulan dari Gemini 2.0 adalah kehadiran beberapa agen yang dirancang untuk berbagai keperluan. Agen-agen ini, misalnya, dapat memberikan panduan langsung dalam permainan seperti Clash of Clans atau membantu memilih hadiah dan langsung memasukkannya ke keranjang belanja berdasarkan instruksi pengguna.

Berbeda dari AI konvensional, agen dalam Gemini 2.0 berfokus pada penyelesaian tugas yang spesifik dan berorientasi pada hasil. Mereka mampu membuat daftar langkah untuk menyelesaikan suatu tugas secara mandiri. Salah satu contohnya adalah Project Astra, agen yang berfungsi sebagai asisten AI universal untuk perangkat Android. Project Astra didukung kemampuan multimoda serta integrasi mendalam dengan Google Search, Lens, dan Maps.

Gemini 2.0: Inovasi AI Terbaru Google untuk Otomatisasi dan Kreativitas

Ada pula Project Mariner, agen AI eksperimental yang dirancang untuk menjelajahi web secara mandiri. Saat ini, Project Mariner tersedia dalam versi pratinjau untuk penguji terbatas dan diakses sebagai ekstensi pada peramban Chrome.

Selain pengembangan agen AI, Google juga memperkenalkan Gemini 2.0 Flash, versi pertama dari model AI eksperimental yang membawa berbagai peningkatan. Model ini memiliki latensi lebih rendah, kemampuan pemahaman yang lebih baik dalam matematika dan pengkodean, serta kinerja yang lebih unggul dibandingkan versi sebelumnya, yakni Gemini 1.0 dan 1.5. Model ini juga mendukung pembuatan gambar secara langsung melalui integrasi dengan teknologi text-to-image Google DeepMind Imagen 3.

Gemini 2.0 Flash Experimental saat ini dapat diakses melalui web oleh semua pengguna dan akan segera hadir di aplikasi seluler Gemini. Untuk mencobanya, pengguna dapat memilih opsi ini dari menu yang tersedia. Pengembang juga dapat mengaksesnya melalui Google AI Studio dan Vertex AI. Google memastikan bahwa lebih banyak varian model Gemini 2.0 akan diumumkan pada Januari mendatang.

Baca Juga

Inflasi Terkendali, BI Optimistis Ekonomi Jakarta Tumbuh Stabil 2026

Jakarta - Bank Indonesia (BI) memperkirakan perekonomian DKI Jakarta...

World Economic Forum Soroti Inklusi, DANA Catat 43 Persen Pengguna Unbanked

Jakarta - DANA menegaskan posisinya sebagai representasi industri teknologi...

IFG Life dan Mandiri Inhealth Bayar Klaim Peserta Rp10,7 Triliun

Jakarta - Sepanjang 2025, PT Asuransi Jiwa IFG (IFG...

Perjalanan Jauh Tak Lagi Drama, Destinator Bikin Anak Betah di Kabin

Pada kehidupan keluarga mobil kerap menjadi ruang kedua setelah...

YouTube dan Google Perkuat Perlindungan Anak di Dunia Digital

Jakarta - YouTube bersama Google menegaskan komitmennya dalam menciptakan...

Ikuti kami

- Notifikasi berita terupdate

Terkini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini